Meletus, Gunung Berapi Filipina Muntahkan Abu dan Gas Sejauh 1,5 Km
Sabtu, 26 Maret 2022 - 15:36 WIB
loading...
Gunung berapi Taal di Filipina meletus pada Sabtu (26/3/2022), memuntahkan abu dan gas sejauh 1,5 km. Foto/GMA Network
A
A
A
MANILA - Sebuah gunung berapi kecil di sebuah danau yang indah di dekat Ibu Kota Filipina menyemburkan gumpalan uap putih dan abu sejauh 1,5 km ke langit dalam ledakan singkat Sabtu (26/3/2022). Hal ini mendorong pihak berwenang untuk menaikan level siaga dan mendesak ribuan penduduk untuk mengungsi dari desa yang berisiko tinggi.
"Magma bersentuhan dengan air di kawah utama gunung berapi Taal di provinsi Batangas, memicu ledakan bertenaga uap yang diikuti oleh emisi yang lebih kecil dan disertai gempa vulkanik," kata Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina seperti dilansir dari Channel News Asia.
Badan tersebut meningkatkan alarm di 311m Taal, salah satu gunung berapi terkecil di dunia, ke tingkat ketiga dalam sistem peringatan lima langkah, yang berarti ada intrusi magmatik di kawah utama yang selanjutnya dapat mendorong letusan berikutnya.
Penduduk lima desa tepi danau di kota Batangas, Agoncillo dan Laurel, diperingatkan tentang kemungkinan bahaya, termasuk gas yang bergerak cepat dan material cair serta “tsunami vulkanik” di danau vulkanik, dan didesak untuk mengungsi ke daerah yang lebih aman.
"Magma bersentuhan dengan air di kawah utama gunung berapi Taal di provinsi Batangas, memicu ledakan bertenaga uap yang diikuti oleh emisi yang lebih kecil dan disertai gempa vulkanik," kata Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina seperti dilansir dari Channel News Asia.
Badan tersebut meningkatkan alarm di 311m Taal, salah satu gunung berapi terkecil di dunia, ke tingkat ketiga dalam sistem peringatan lima langkah, yang berarti ada intrusi magmatik di kawah utama yang selanjutnya dapat mendorong letusan berikutnya.
Penduduk lima desa tepi danau di kota Batangas, Agoncillo dan Laurel, diperingatkan tentang kemungkinan bahaya, termasuk gas yang bergerak cepat dan material cair serta “tsunami vulkanik” di danau vulkanik, dan didesak untuk mengungsi ke daerah yang lebih aman.
Lihat Juga :