Perang Ukraina, Indonesia Jadi Medan Tarik-menarik Konflik Rusia vs AS Cs

Kamis, 24 Maret 2022 - 13:58 WIB
loading...
Perang Ukraina, Indonesia...
Wilayah Mykolaiv, Ukaina, hancur diinvasi Rusia. Indonesia yang jadi tuan rumah KTT G-20 jadi medan tarik-menarik konflik antara Rusia dengan Amerika Serikat dan sekutunya. Foto/REUTERS/Nacho Doce
A A A
JAKARTA - Perang Rusia di Ukraina telah genap sebulan pada Kamis (24/3/2022). Dalam situasi tersebut, Indonesia telah menjadi medan tarik-menarik konflik antara Rusia dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya karena negara ini menjadi tuan rumah KTT G-20 November mendatang.

AS dan sekutunya telah menjatuhkan sanksi kerasnya terhadap Moskow sejak invasi dimulai. Penjatuhan sanksi itu, membuat konflik meluas tak hanya antara Rusia dengan Ukraina tapi juga antara Moskow dengan Washington dan sekutunya.

“Indonesia pun menjadi medan tarik-menarik bagi konflik Rusia dengan AS dan sekutunya mengingat Indonesia akan menyelenggarakan KTT G-20 bulan Nopember mendatang,” kata Profesor Hikmahanto Juwana, pakar hukum internasional di Universitas Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/3/2022).

“AS dan sekutunya minta kepada Indonesia sebagai Presiden G-20 untuk mempertimbangkan keanggotaan Rusia,” ujarnya.

Baca juga: Putin Mulai Balas Dendam dengan Gas, 48 Negara Tak Bersahabat Ini Targetnya

Australia sudah mengancam tidak akan hadir dalam KTT G-20 bila Rusia hadir.

Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva mengonfirmasi kehadiran Presiden Vladimir Putin dalam KTT G-20 di Indonesia, November mendatang.

“Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri harus segera bertindak untuk suksesnya KTT G-20 dan memastikan semua kepala pemerintahan dan kepala negara hadir,” kata Hikmahanto.

Menuruntya, ada tiga langkah yang harus dilakukan Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Pertama, kementerian tersebut harus turun menjadi juru damai atas konflik yang terjadi di Ukraina dan saat ini meluas antara Rusia dengan AS dan sekutunya.

“Kementerian Luar Negeri bisa meminta perwakilan Indonesia di AS dan negara-negara sekutunya untuk mengidentifikasi apa yang diminta terhadap Rusia. Sementara perwakilan Indonesia di Rusia melakukan hal yang sama,” kata Hikmahanto.

Menurutnya, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi berdasarkan masukan dari perwakilan Indonesia merumuskan solusi yang tepat untuk ditawarkan baik ke AS dan sekutunya dan kepada Rusia.

Langkah kedua, Menlu Retno atau utusan khusus harus melakukan shuttle diplomacy atau diplomasi ulang alik untuk membicarakan solusi yang ditawarkan oleh Indonesia.

“Langkah terakhir, bila diperlukan Menlu dapat meminta Presiden [Joko Widodo] untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden Putin dan Presiden Joe Biden agar konflik segera diakhiri demi kemanusiaan dan keselamatan serta perekonomian dunia,” imbuh Hikmahanto.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
BEM SI Kerakyatan Jakarta...
BEM SI Kerakyatan Jakarta Datangi Gedung DPR, Desak Harga BBM Diturunkan
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Berita Terkini
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved