China Eastern Airlines Jatuh: Horor 3 Menit Terakhir dan Pilot Diduga Tak Berdaya
Selasa, 22 Maret 2022 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Ketinggian terakhir yang dilaporkan pesawat adalah 3.225 kaki (982 meter).
Selama waktu tersisa tersebut, seorang ahli penerbangan mengeklaim pilot tidak berdaya untuk menyelamatkan pesawat. Sebab, terjunnya pesawat setinggi itu akan membuat penumpang dan awak tidak sadarkan diri.
Komentator penerbangan Sally Gethin mengatakan; "Sementara gaya gravitasi dari terjun 6.000 meter akan menjatuhkan pilot, data penerbangan mungkin telah menunjukkan 10 hingga 20 detik di mana satu atau lebih pilot sadar dan mencoba menyelamatkan pesawat," katanya kepada The Sun, Selasa (23/3/2022).
Meskipun Gethin mengatakan terlalu dini untuk berspekulasi, fakta bahwa China Eastern Airlines telah mengandangkan armada Boeing 737 mereka, bisa menjadi pertanda lebih banyak masalah keselamatan dengan pesawat.
“Pesawat 737-800 memiliki catatan keamanan yang sangat baik,” katanya. “Ada ribuan dari mereka yang beroperasi di seluruh dunia, sekitar 1.000 saja di China."
“Tetapi fakta bahwa China Eastern Airlines melarang semua pesawat itu dari armada sebagai tindakan pencegahan menunjukkan bahwa mereka mengkhawatirkan keselamatan pesawat itu," paparnya.
Selama waktu tersisa tersebut, seorang ahli penerbangan mengeklaim pilot tidak berdaya untuk menyelamatkan pesawat. Sebab, terjunnya pesawat setinggi itu akan membuat penumpang dan awak tidak sadarkan diri.
Komentator penerbangan Sally Gethin mengatakan; "Sementara gaya gravitasi dari terjun 6.000 meter akan menjatuhkan pilot, data penerbangan mungkin telah menunjukkan 10 hingga 20 detik di mana satu atau lebih pilot sadar dan mencoba menyelamatkan pesawat," katanya kepada The Sun, Selasa (23/3/2022).
Meskipun Gethin mengatakan terlalu dini untuk berspekulasi, fakta bahwa China Eastern Airlines telah mengandangkan armada Boeing 737 mereka, bisa menjadi pertanda lebih banyak masalah keselamatan dengan pesawat.
“Pesawat 737-800 memiliki catatan keamanan yang sangat baik,” katanya. “Ada ribuan dari mereka yang beroperasi di seluruh dunia, sekitar 1.000 saja di China."
“Tetapi fakta bahwa China Eastern Airlines melarang semua pesawat itu dari armada sebagai tindakan pencegahan menunjukkan bahwa mereka mengkhawatirkan keselamatan pesawat itu," paparnya.
Lihat Juga :