Tiga Minggu Hidup Normal, Selandia Baru Catat Kasus Baru Covid-19
Selasa, 16 Juni 2020 - 22:22 WIB
loading...
Selandia Baru catat kasus baru Covid-19 setelah tiga minggu hidup normal. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WELLINGTON - Selandia Baru melaporkan kasus virus Corona pertama setelah lebih dari tiga minggu kembali ke kehidupan normal setelah dua wisatawan Inggris dinyatakan positif Covid-19 .
Menurut Kemementerian Kesehatan Selandia Baru kasus tersebut adalah contoh pertama dari virus Corona yang dilaporkan dalam 24 hari di negara itu.
Dua wisatawan, keduanya perempuan, berasal dari satu keluarga dan telah melakukan perjalanan ke Selandia Baru dari Inggris melalui Australia.
Mereka ditempatkan di sebuah hotel isolasi di Auckland namun diizinkan meninggalkannya karena merasa kasihan.
"Mereka kemudian melakukan perjalanan ke Wellington dengan kendaraan pribadi untuk mengunjungi kerabat yang sejak itu meninggal," kata Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru Dr. Ashley Bloomfield dalam sebuah konferensi pers.
"Kasus baru adalah sesuatu yang kami harap tidak akan kami dapatkan tetapi juga sesuatu yang kami harapkan dan telah kami rencanakan," imbuh Bloomfield seperti dikutip dari CNN, Selasa (16/6/2020).
Ia menambahkan bahwa salah satu perempuan itu telah mengalami "gejala ringan," tetapi menghubungkan mereka dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya.
Menurut Kemementerian Kesehatan Selandia Baru kasus tersebut adalah contoh pertama dari virus Corona yang dilaporkan dalam 24 hari di negara itu.
Dua wisatawan, keduanya perempuan, berasal dari satu keluarga dan telah melakukan perjalanan ke Selandia Baru dari Inggris melalui Australia.
Mereka ditempatkan di sebuah hotel isolasi di Auckland namun diizinkan meninggalkannya karena merasa kasihan.
"Mereka kemudian melakukan perjalanan ke Wellington dengan kendaraan pribadi untuk mengunjungi kerabat yang sejak itu meninggal," kata Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru Dr. Ashley Bloomfield dalam sebuah konferensi pers.
"Kasus baru adalah sesuatu yang kami harap tidak akan kami dapatkan tetapi juga sesuatu yang kami harapkan dan telah kami rencanakan," imbuh Bloomfield seperti dikutip dari CNN, Selasa (16/6/2020).
Ia menambahkan bahwa salah satu perempuan itu telah mengalami "gejala ringan," tetapi menghubungkan mereka dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya.
Lihat Juga :