Ukraina Tantang Biden Uji Nyali: Datang ke Kyiv Jika Anda Berani!

Senin, 21 Maret 2022 - 12:17 WIB
loading...
Ukraina Tantang Biden...
Ukraina mengundang Presiden AS Joe Biden untuk mengunjungi Kyiv jika berani. Undangan disampaikan ketika invasi Rusia tak kunjung berhenti. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menantang Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk uji nyali. Dia mengundang pemimpin Amerika itu untuk berkunjung ke Kyiv jika memang berani.

Ihor Zhovka, kepala penasihat diplomatik Zelensky, mengundang Biden untuk mengunjungi Ibu Kota Ukraina—yang sedang diinvasi Rusia —pekan ini.

"Seseorang tidak perlu takut untuk [datang]—jika Anda berani!" kata Zhovka.

Undangan disampaikan ketika panglima tertinggi Amerika itu berencana untuk melakukan perjalanan ke Brussel guna menghadiri pertemuan puncak NATO pada 24 Maret 2022.

Baca juga: Presiden Ukraina Zelensky: Gagal Negosiasi dengan Putin Berarti Perang Dunia III

Zhovka telah meminta agar Biden memfasilitasi akuisisi senjata AS yang akan datang oleh Ukraina, yang meliputi jet tempur dan rudal.

Penasihat itu juga mengecam sekutu-sekutu Barat Ukraina, mengeklaim bahwa Zelensky kecewa pada AS dan NATO karena menolak memenuhi permintaan Kyiv untuk memberlakukan zona larangan terbang di wilayah udara Ukraina.

"Jika NATO tidak dapat memberi kami zona larangan terbang kemanusiaan, tolong berikan kami jet tempur, tolong berikan kami sistem pertahanan udara anti-rudal," kata Zhovka selama wawancara dengan CNN, yang dilansir Minggu (20/3/2022).

"Jadi, presiden saya akan terus melakukan ini. Dia berbicara tentang ini di Kongres AS. Dia membicarakan hal ini setiap hari," ujarnya.

Biden, yang belum secara terbuka mengeluarkan keputusan atas permintaan Zelensky, diperingatkan awal pekan ini bahwa memberlakukan zona larangan terbang akan menjadi tindakan perang.

Masih belum jelas bagaimana Biden akan mengambil keputusan.

Zhovka juga mencatat bagaimana para pemimpin dari tiga negara lain telah mengunjungi Kyiv dan bertemu dengan Zelensky.

"Ya, Anda tahu, baru minggu ini, tiga perdana menteri dari tiga negara sahabat—Polandia, Republik Ceko, dan Slovenia— mengunjungi Kyiv secara pribadi, dan mereka bertemu secara pribadi dengan Presiden Zelensky," paparnya.

"Jadi mengapa [tidak] Presiden Biden datang ke Ukraina untuk bertemu dengan presiden?" imbuh dia.

Ketika ditanya tentang bahaya perjalanan Biden ke Kyiv, Zhovka berkata: "Ya, jelas berbahaya ketika Anda berperang melawan negara saya, perang di Eropa."

Tidak jelas apakah Biden akan menerima undangan Zhovka dan Zelensky, yang datang ketika Ukraina akan menerima pengiriman baru senjata AS dalam beberapa hari, termasuk rudal lembing dan rudal penyengat.

"(Senjata) akan berada di wilayah negara kami dalam waktu terdekat. Kita berbicara tentang hari-hari," kata Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Oleksiy Danilov.

Sekutu-sekutu Ukraina telah mengirimkan senjata untuk meningkatkan militernya melawan invasi Rusia. Moskow telah mengkritik pengiriman semacam itu dari negara-negara anggota NATO.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved