Jenderal Rusia pada Pasukan Ukraina: Letakkan Senjata Anda di Mariupol!
Senin, 21 Maret 2022 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Mariupol telah mengalami beberapa pengeboman terberat sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari. Banyak dari 400.000 penduduknya tetap terperangkap di kota dengan sedikit makanan, air, dan listrik.
Mizintsev mengatakan koridor kemanusiaan untuk warga sipil akan dibuka ke arah timur dan barat dari Mariupol pada pukul 10.00 pagi waktu Moskow pada hari Senin.
Dia melanjutkan, Ukraina memiliki waktu hingga pukul 05.00 pagi waktu Moskow untuk menanggapi tawaran koridor kemanusiaan dan meletakkan senjata.
Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas kegagalan membuka koridor semacam itu dalam beberapa pekan terakhir.
Mizintsev, tanpa memberikan bukti, mengatakan bahwa "bandit", "neo-Nazi" Ukraina, dan milisi nasionalis telah terlibat dalam "teror massal" dan melakukan pembunuhan besar-besaran di kota Mariupol.
Ukraina mengatakan sedang berjuang untuk eksistensinya dan Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada hari Sabtu bahwa pengepungan Mariupol adalah teror yang akan diingat selama berabad-abad yang akan datang.
Mizintsev mengatakan koridor kemanusiaan untuk warga sipil akan dibuka ke arah timur dan barat dari Mariupol pada pukul 10.00 pagi waktu Moskow pada hari Senin.
Dia melanjutkan, Ukraina memiliki waktu hingga pukul 05.00 pagi waktu Moskow untuk menanggapi tawaran koridor kemanusiaan dan meletakkan senjata.
Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas kegagalan membuka koridor semacam itu dalam beberapa pekan terakhir.
Mizintsev, tanpa memberikan bukti, mengatakan bahwa "bandit", "neo-Nazi" Ukraina, dan milisi nasionalis telah terlibat dalam "teror massal" dan melakukan pembunuhan besar-besaran di kota Mariupol.
Ukraina mengatakan sedang berjuang untuk eksistensinya dan Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada hari Sabtu bahwa pengepungan Mariupol adalah teror yang akan diingat selama berabad-abad yang akan datang.
Lihat Juga :