Picu Destabilisasi, China Salahkan NATO Atas Perang Rusia-Ukraina

Minggu, 20 Maret 2022 - 19:28 WIB
loading...
Picu Destabilisasi,...
Picu destabilisasi, China salahkan ekspansi NATO ke Eropa Timur atas perang Rusia-Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - Wakil Menteri Luar Negeri China Le Yucheng mengatakan globalisasi tidak boleh "dipersenjatai" dan politik blok militer harus "ditolak." Komentar itu muncul satu hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperingatkan koleganya dari China Xi Jinping tentang "konsekuensi" jika Beijing mendukung aksi militer Rusia di Ukraina .

Berbicara di Forum Internasional Keempat tentang Keamanan dan Strategi di Beijing pada hari Sabtu, pejabat China itu setuju dengan penilaian Moskow bahwa ekspansi NATO yang tidak terkendali di Eropa Timur dan kegagalan untuk mengatasi masalah keamanan nasional Rusia telah membuka jalan bagi krisis saat ini.

Dia mengatakan komitmen sederhana untuk tidak melakukan ekspansi ke Eropa timur dapat dengan mudah mengakhiri krisis dan menghentikan penderitaan.



“Sebaliknya, seseorang memilih untuk mengipasi api pada jarak yang aman, menyaksikan pedagang senjata, bankir, dan taipan minyaknya sendiri menghasilkan banyak uang dari perang, sementara meninggalkan orang-orang di sebuah negara kecil dengan luka perang yang akan memakan waktu bertahun-tahun untuk sembuh,” katanya.

"Pengejaran NATO akan keamanan absolut mengarah ke non-keamanan absolut," tambah Le seperti dilansir dari Russia Today, Minggu (20/3/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
Profil Chatarina Girsang,...
Profil Chatarina Girsang, Jaksa yang Ikut Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Berita Terkini
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved