Akhirnya, China Nyatakan Sikap Terhadap Konflik Ukraina
Jum'at, 18 Maret 2022 - 21:42 WIB
loading...
A
A
A
Sejak 24 Februari, ketika Rusia melancarkan serangan militernya terhadap Ukraina, AS, Kanada, seluruh Uni Eropa, serta beberapa negara lain, telah menjatuhkan sejumlah sanksi ekonomi yang melumpuhkan terhadap Moskow. Bank sentral negara itu dan beberapa bank komersial besar, serta seluruh industri, telah menjadi sasaran.
Baca juga: Diminta NATO Tidak Dukung Rusia, China Beri Jawaban Menohok
China sendiri secara konsisten menolak untuk memberlakukan tindakan hukuman terhadap Rusia.
Moskow menyerang tetangganya bulan lalu setelah kebuntuan tujuh tahun atas kegagalan Ukraina untuk menerapkan ketentuan perjanjian Minsk 2014-15, dan berujung pada pengakuan Rusia atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk. Protokol yang ditengahi Jerman dan Prancis telah dirancang untuk mengatur status wilayah-wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.
Rusia juga menguraikan tujuan untuk “demiliterisasi” dan “denazifikasi” negara tersebut. Kiev menyatakan bahwa serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan telah membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik di timur negara itu dengan paksa.
Baca juga: AS Tuding Rusia Cari Bantuan ke China, Beijing: Tuduhan Palsu!
Baca juga: Diminta NATO Tidak Dukung Rusia, China Beri Jawaban Menohok
China sendiri secara konsisten menolak untuk memberlakukan tindakan hukuman terhadap Rusia.
Moskow menyerang tetangganya bulan lalu setelah kebuntuan tujuh tahun atas kegagalan Ukraina untuk menerapkan ketentuan perjanjian Minsk 2014-15, dan berujung pada pengakuan Rusia atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk. Protokol yang ditengahi Jerman dan Prancis telah dirancang untuk mengatur status wilayah-wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.
Rusia juga menguraikan tujuan untuk “demiliterisasi” dan “denazifikasi” negara tersebut. Kiev menyatakan bahwa serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan telah membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik di timur negara itu dengan paksa.
Baca juga: AS Tuding Rusia Cari Bantuan ke China, Beijing: Tuduhan Palsu!
(ian)
Lihat Juga :