10 Cara Rusia Selamat dari Sanksi Kejam Barat, Waktu Akan Membuktikan

Jum'at, 18 Maret 2022 - 14:33 WIB
loading...
A A A
Diharapkan langkah itu menstabilkan mata uang rubel dan mendorong lebih banyak investasi di Rusia daripada memindahkannya ke luar negeri.

4. Larangan Ekspor Gandum untuk Amankan Stok Dalam Negeri

Rusia untuk sementara waktu melarang ekspor biji-bijian ke negara-negara Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) pekan ini.

Pembatasan mencakup pengiriman ke negara-negara pasca-Soviet yang berbagi zona pabean bebas dengan Rusia.

Mereka termasuk, Armenia, Belarusia, Kazakhstan, dan Kirgistan. Langkah itu bertujuan menjaga agar pasar pangan domestik tetap tercukupi dan harga tidak melonjak.

5. Kenaikan Suku Bunga untuk Dukung Rubel

Dengan hampir setengah dari cadangan devisa negara itu dibekukan dan tidak tersedia untuk mendukung depresiasi rubel, Bank Sentral Rusia segera menaikkan suku bunga utama pada akhir Februari dari 9,5 ke rekor 20% per tahun.

Langkah tersebut diambil untuk mengimbangi peningkatan risiko devaluasi dan inflasi, atau sekadar membantu menjaga stabilitas harga dan melindungi tabungan warga dari depresiasi.

Regulator juga meluncurkan langkah-langkah tambahan untuk mendukung lembaga kredit dan merekomendasikan agar bank tidak membebankan bunga dan penalti atas pinjaman, serta mengizinkan restrukturisasi pembayaran dan liburan pembayaran.

Pergerakan tersebut telah membantu menstabilkan rubel, yang telah mencatat kenaikan enam hari berturut-turut terhadap euro dan dolar, pada Kamis.

6. Pembayaran Utang Rubel untuk Hindari Default

Rusia telah mengesahkan dua pembayaran kepada pemegang obligasi dengan total USD117 juta yang jatuh tempo pada Rabu dalam dolar AS.

Uang itu berasal dari rekening negara yang dibekukan di luar negeri. Sekarang terserah AS dan sekutunya untuk menyetujui transfer tersebut.

Jika tidak, pemerintah Rusia telah memerintahkan agar utang dibayar dalam rubel dengan kurs resmi bank sentral pada saat transfer.

Lembaga berbasis Barat bersikeras kecuali utang dibayar dalam mata uang yang diterbitkan, Rusia menghadapi default pertama dalam satu abad.

Moskow bersikeras bahwa Barat sedang mencoba merekayasa "default buatan" karena negara itu memiliki uang untuk membayar utangnya, yang aksesnya ditolak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan
Rekomendasi
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
Berita Terkini
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved