Ukraina: Serangan Balik Paksa Rusia Rekrut Tentara Bayaran Siap Mati

Kamis, 17 Maret 2022 - 10:01 WIB
loading...
Ukraina: Serangan Balik...
Gedung apartemen di Kiev, Ukraina, terbakar setelah diserang pasukan Rusia. Ukraina klaim Rusia merekrut tentara bayaran asing siap mati karena merugi akibat serangan balik pasukan Kiev. Foto/Layanan Pers Layanan Daurat Negara Ukraina/REUTERS
A A A
KIEV - Ukraina mengeklaim serangan balik terhadap pasukan Rusia telah memaksa Moskow merekrut tentara bayaran asing yang siap mati. Menurut Kiev, serangan balik telah menimbulkan kerugian di pihak agresor.

Klaim itu disampaikan penasihat senior Presiden Volodymyr Zelensky, Mykhailo Podolyak, dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Telegram, Kamis (17/3/2022).

“Tentara Ukraina memulai serangan balik di sejumlah arah aktif. Fakta ini secara drastis mengubah disposisi para pihak,” kata Podolyak, seperti dikutip AFP.

Menurutnya, Moskow saat ini sedang sibuk memanggil tentara sekutunya yang jauh dan merekrut para tentara bayaran asing yang bersedia mati dalam konflik ini.

Baca juga: Presiden Ukraina Zelensky: Perang Dunia III Mungkin Sudah Dimulai!

“Pemerintah Rusia sedang berusaha menemukan sekutu yang tentaranya siap mati di lapangan,” katanya.

Kemarin, Departemen Pertahanan Inggris mengungkapkan bahwa Rusia semakin berusaha untuk menghasilkan pasukan tambahan untuk meningkatkan dan mengganti kehilangan personelnya di Ukraina.

“Sebagai akibat dari kerugian ini, kemungkinan Rusia sedang berjuang untuk melakukan operasi ofensif dalam menghadapi perlawanan Ukraina yang berkelanjutan. Kehilangan personel yang berkelanjutan juga akan mempersulit Rusia untuk mengamankan wilayah yang diduduki," kata departemen tersebut.

Oleh karena itu, Rusia sedang memanggil pasukan dari tempat yang jauh seperti Distrik Militer Timur, Armada Pasifik, dan Armenia.

“Itu juga semakin berusaha untuk mengeksploitasi sumber-sumber tidak teratur seperti perusahaan militer swasta, Suriah dan tentara bayaran lainnya,” imbuh departemen itu.

Moskow belum berkomentar atas klaim terbaru Kiev. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya memang menyetujui pengiriman para petempur Suriah untuk berperang di Ukraina.

Ukraina juga secara resmi mengundang para relawan tempur asing dari seluruh negara untuk beperang melawan invasi Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved