Putin Terancam Dikudeta Jenderal Rusia yang Tak Puas Terkait Perang Ukraina

Rabu, 16 Maret 2022 - 01:25 WIB
loading...
Putin Terancam Dikudeta...
Presiden Vladimir Putin disebut terancam dikudeta oleh para jenderal Rusia yang tak puas dengan keputusannya meluncurkan perang di Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Media Inggris, Channel 4 News, melaporkan Presiden Vladimir Putin terancam dikudeta oleh para jenderal Rusia yang tidak puas dengan keputusannya meluncurkan perang di Ukraina .

Laporan tersebut mengutip Andrei Soldatov, seorang jurnalis investigasi terkemuka Rusia yang memiliki akses ke sumber-sumber internal Dinas Keamanan Rusia (FSB).

Soldatov mengatakan bahwa segala sesuatu menjadi mungkin setelah invasi. Soldatov mengungkapkan awal pekan ini bahwa Presiden Putin telah menempatkan kepala dinas luar negeri FSB di bawah tahanan rumah saat "permainan" menyalahkan Kremlin dimulai.

Putin telah ramai diberitakan media Barat bahwa dia menyalahkan FSB, penerus KGB pasca-Soviet, karena memberinya proyeksi palsu tentang bagaimana perang di Ukraina akan berlangsung.

FSB rupanya telah memberi tahu Presiden Rusia bahwa Ukraina lemah dan akan mudah menyerah jika diserbu.

Itu mengikuti klaim dari Oleksiy Danilov, kepala Dewan Keamanan Ukraina, bahwa sekitar delapan komandan Rusia telah dipecat sejak awal invasi ke Ukraina.

Baca juga: Perang Makin Memanas, Kapal-kapal Perang Rusia Tiba di Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Kekurangan Stok Rudal,...
AS Kekurangan Stok Rudal, Trump Tunda Serangan Besar-besaran Terhadap Iran
Tabrakkan Mobil ke Parade...
Tabrakkan Mobil ke Parade LGBT di Berlin Jerman, Pelaku Ditembak Mati
Rekomendasi
Solusi Transportasi...
Solusi Transportasi Praktis untuk Kelancaran Perjalanan Bisnis
Naik 29%, Bukalapak...
Naik 29%, Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun di Semester I 2026
Kemenhut Jerat Tersangka...
Kemenhut Jerat Tersangka Korporasi dalam Kasus Perambahan Hutan Lindung Tanjung Piayu
Berita Terkini
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved