Zelensky: Rusia Sudah Serang Dekat Perbatasan Polandia, Bakal Serang Negara NATO!

Senin, 14 Maret 2022 - 11:05 WIB
loading...
Zelensky: Rusia Sudah...
Pangkalan militer Ukraina di Yavoriv luluh lantak diserang Rusia. Pangkalan ini berada di dekat Polandia, negara anggota NATO. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Senin (14/3/2022) memperingatkan Organisasi Perjanjian Atlantik Utara ( NATO ) bahwa negara-negara anggotanya akan segera diserang pasukan Rusia .

Peringatan disampaikan setelah serangan udara Moskow sudah menghantam pangkalan militer Ukraina di dekat perbatasan Polandia. Polandia merupakan satu dari 30 negara anggota NATO.

Serangan udara Rusia pada Sabtu malam hingga Minggu membawa perang jauh ke barat, menewaskan 35 orang dan melukai 134 lainnya di sebuah pangkalan militer dekat Yavoriv, di luar kota Lviv, wilayah Ukraina yang sangat dekat dengan Polandia.

“Jika Anda tidak menutup langit kami, hanya masalah waktu sebelum rudal Rusia jatuh di wilayah Anda, di wilayah NATO, di rumah warga NATO,” kata Zelensky dalam pidato video yang dirilis tak lama setelah Minggu tengah malam, mendesak NATO untuk memberlakukan zona larangan terbang di negaranya.

Baca juga: Zelensky: BantuanSenjata Barat untuk Ukraina Tidak Gratis

Washington dan sekutu Uni Eropa-nya telah mengirim dana dan bantuan militer ke Ukraina dan memberlakukan sanksi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Rusia.

Zelensky terus memohon rekan-rekan asing untuk berbuat lebih banyak.

"Tahun lalu, saya dengan jelas memperingatkan para pemimpin NATO bahwa jika tidak ada sanksi pencegahan yang keras terhadap Federasi Rusia, itu akan menjadi perang," kata Zelensky. "Kami benar," ujarnya, seperti dikutip AFP.

Lebih jauh ke timur, pertempuran terakhir di pinggiran kota Kiev menyebabkan seorang jurnalis Amerika Serikat (AS) tewas - reporter asing pertama yang tewas sejak invasi Rusia ke tetangganya pada 24 Februari.

"Kiev. Kota yang dikepung," tulis penasihat presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak, di Twitter. Dia mengatakan kota itu sedang mempersiapkan "pertahanan yang kejam".

Sementara itu, upaya terus mendapatkan bantuan ke Mariupol, yang menurut lembaga bantuan sedang menghadapi bencana kemanusiaan.

Sebuah kolom kemanusiaan menuju ke sana harus kembali lagi pada hari Minggu, seorang pejabat kota mengatakan kepada AFP, setelah Rusia "tidak berhenti menembak".

Dewan kota setempat mengatakan Sebanyak 2.187 warga kini tewas dalam beberapa hari pengeboman Rusia tanpa henti.

"Musuh menyandera kota dengan melakukan tindakan genosida yang nyata," kata Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov.

Zelenskyy menuduh Moskow memblokir dan menyerang konvoi kemanusiaan, meskipun dia mengatakan Minggu bahwa 125.000 orang lainnya di seluruh Ukraina telah dievakuasi.

"Rusia mengebom kota itu bahkan selama negosiasi resmi," kata Reznikov. "Mereka tidak memiliki martabat, tidak ada kehormatan, tidak ada belas kasihan."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Sangkal Tudingan Zelensky,...
Sangkal Tudingan Zelensky, Rusia: China tetap Seimbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved