Arab Saudi Eksekusi Mati 81 Orang Komplotan ISIS dan al-Qaeda

Minggu, 13 Maret 2022 - 02:13 WIB
loading...
Arab Saudi Eksekusi...
Arab Saudi mengeksekusi mati 81 terpidana yang dituduh berkomplot dengan kelompok teroris ISIS dan al-Qaeda. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan telah eksekusi mati 81 terpidana atas tuduhan berkomplot dengan kelompok teroris ISIS dan al-Qaeda. Eksekusi dilaksanakan pada Sabtu (12/3/2022).

Selain bekerja sama dengan kelompok teroris, puluhan terpidana itu juga dituduh melakukan beragam kejahatan seperti pembunuhan dan pemerkosaan.

Mengutip Saudi Press Agency (SPA), 81 terpidana yang dieksekusi itu merupakan warga lokal dan para warga asing dengan sebagian besar warga Yaman.

Mereka sebelumnya dijatuhi hukuman mati karena berbagai kejahatan seperti menargetkan tempat ibadah dan lembaga pemerintah untuk diserang, pembunuhan terhadap petugas keamanan, menanam ranjau, penculikan, penyiksaan, pemerkosaan dan perampokan bersenjata.

Baca juga: Wali Kota Ukraina Diculik, Zelensky: Tentara Rusia seperti Teroris ISIS

Kejahatan-kejahatan lainnya adalah penyelundupan senjata ke Kerajaan Arab Saudi untuk tujuan mengacaukan negara dan menghasut perselisihan dan kekacauan serta menerapkan skema “teroris” ISIS, al-Qaeda dan kelompok Houthi dan organisasi teroris lainnya yang bermusuhan dengan Kerajaan.

"Para penjahat dihukum setelah persidangan di pengadilan terkait," kata Kementerian Dalam Negeri.

Eksekusi dilaksanakan setelah hukuman mati 81 terpidana diperkuat oleh Pengadilan Banding dan Mahkamah Agung.

Di antara mereka yang dieksekusi mati adalah seorang pria Yaman yang bekerja dengan ISIS dan membunuh seorang petugas keamanan. Kemudian pria Arab Saudi yang juga bekerja dengan ISIS, membunuh dua petugas keamanan, dan berencana untuk menargetkan warga negara Saudi dan orang asing di Kerajaan.

Selanjutnya, tiga warga Yaman yang dihukum mati karena membunuh dua petugas keamanan, membentuk kelompok teroris yang berafiliasi dengan Houthi, menanam ranjau darat dan menyelundupkan senjata.

Kemudian seorang pria Arab Saudi yang dihukum mati karena beberapa kejahatan yang meliputi penculikan, penyiksaan dan pembunuhan seorang petugas keamanan dan membentuk sel teroris yang menerima perintah dari kelompok teror di luar Kerajaan.

Lalu, dua pria Arab Saudi yang dinyatakan bersalah atas pembunuhan ibu mereka dan percobaan pembunuhan ayah dan saudara laki-laki mereka.

Beberapa pria Arab Saudi lainnya dan seorang pria Suriah dihukum karena berbagai kejahatan seperti membentuk sel teroris, memiliki hubungan dengan ISIS dan kelompok teroris lainnya, serta menembaki petugas keamanan dan kantor polisi.

Ada juga tiga pria Yaman dan seorang pria Saudi yang dinyatakan bersalah karena berkomunikasi dengan pihak asing yang memusuhi Kerajaan untuk tujuan memasoknya dengan senjata untuk menargetkan gedung-gedung pemerintah dan menyelundupkan senjata serta granat tangan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved