Punya Rudal Anti-Kapal, China Tak Takut 3 Kapal Induk AS

Selasa, 16 Juni 2020 - 09:56 WIB
loading...
Punya Rudal Anti-Kapal,...
Kapal induk USS Ronald Reagan milik Amerika Serikat. Foto/AAP/Yonhap News Agency
A A A
BEIJING - Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan tiga kapal induk sekaligus ke Samudra Pasifik di tengah memanasnya ketegangan dengan China . Namun, Beijing tidak takut karena memiliki rudal balistik pembunuh kapal induk seperti DF-21D dan DF-26.

Siaran pers Angkatan Laut Amerika Serikat mengatakan kapal induk USS Ronald Reagan dan USS Theodore Roosevelt sedang melakukan operasi militer di wilayah Pasifik barat. Sedangkan kapal induk USS Nimitz berada di Pasifik timur. Setiap kapal mampu mengangkut lebih dari 60 pesawat tempur.

Terakhir kali AS memobilisasi kapal-kapal induk ke perairan Indo-Pasifik pada level serupa pada tahun 2017, yakni ketika ketegangan memanas antara Amerika dengan Korea Utara terkait program senjata nuklir Pyongyang. (Baca: AS Kerahkan 3 Kapal Induk ke Indo-Pasifik, Warning bagi China )

Manuver kapal-kapal perang raksasa Amerika di panggung dunia pertama kali dilaporkan oleh The Associated Press pada hari Jumat. USS Theodore Roosevelt kembali melaut sekitar 4 Juni atau 10 minggu setelah absen karena ada wabah virus corona baru (Covid-19) di atas kapal. USS Ronald Reagan juga baru-baru ini membatasi pergerakannya karena pandemi Covid-19, tetapi kembali melaut pada akhir Mei dari pelabuhannya di Jepang.

Pentagon bergerak agresif untuk memperkuat kekuatan militer AS di Asia, yang dianggap lebih mendesak setelah AS pada tahun lalu menarik diri dari perjanjian kontrol senjata yang melarang pengerahan rudal jarak menengah AS di Asia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved