PBB Coret Arab Saudi Cs dari Daftar Hitam Pembunuh Anak-anak Yaman

Selasa, 16 Juni 2020 - 09:19 WIB
loading...
PBB Coret Arab Saudi...
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Foto/REUTERS/Denis Balibouse
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menghapus koalisi militer Arab yang dipimpin Arab Saudi dari daftar hitam pembunuh anak-anak di Yaman .

Lebih dari tiga tahun lalu PBB untuk pertama kalinya mempermalukan Saudi dan koalisinya dengan memasukkan mereka dalam daftar hitam pasukan yang membunuh dan melukai anak-anak di Yaman.

"Koalisi akan dihapus dari daftar menyusul penurunan signifikan dalam pembunuhan dan (penyebab) cacat akibat serangan udara dan penerapan langkah-langkah yang bertujuan melindungi anak-anak," kata Guterres seperti dikutip Reuters, Selasa (16/6/2020).

Namun dia menambahkan bahwa koalisi tersebut akan dikenakan pemantauan satu tahun dan setiap kegagalan untuk mengurangi lebih lanjut korban anak-anak akan membuatnya terdaftar lagi tahun depan.

Sekjen Guterres dalam laporan tahunannya kepada Dewan Keamanan PBB mengatakan Koalisi Arab telah membunuh atau pun melukai 222 anak di Yaman tahun lalu.

Dia mengatakan kelompok pemberontak Houthi bertanggung jawab atas 313 korban serupa. Sedangkan pasukan pemerintah Yaman bertanggung jawab atas 96 korban serupa.

Berbeda dengan koalisi yang dipimpin Arab Saudi, Houthi dan pasukan pemerintah Yaman tetap masuk daftar hitam pembunuh anak-anak dan daftar hitam konflik bersenjata.

Data Arab Saudi untuk PBB belum menanggapi permintaan komentar atas laporan tersebut. (Baca: Serangan Udara Saudi Cs Hantam Bus Sekolah Yaman, 29 Anak Tewas )

"Sekretaris Jenderal menambahkan tingkat rasa malu yang baru ke dalam 'daftar rasa malunya' dengan menghapus koalisi yang dipimpin Saudi dan mengabaikan bukti PBB sendiri tentang pelanggaran berat yang berkelanjutan terhadap anak-anak," kritik Jo Becker, direktur advokasi hak anak untuk Human Rights Watch, kata dalam sebuah pernyataan.

Yaman terperosok dalam konflik sejak kelompok Houthi yang beraliansi dengan Iran menggulingkan pemerintah dari Ibu Kota Yaman, Sanaa, pada 2014.

Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi pada 2015 dalam upaya untuk mengembalikan kekuasaan pemerintah Yaman.

Koalisi yang dipimpin Arab Saudi dimasukkan dalam daftar hitam pembunuh anak-anak di Yaman pada tahun 2016 dan kemudian dihapus oleh Sekretaris Jenderal PBB kala itu; Ban Ki-moon.

Pada saat itu, Ban menuduh Arab Saudi memberikan tekanan yang tidak dapat diterima setelah seorang sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Riyadh mengancam akan memotong sejumlah dana untuk PBB. Arab Saudi menyangkal mengancam Ban. (Baca juga: Kasus Rasisme di AS Dinilai Dimanfaatkan oleh Separatis Papua )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved