Israel Bangun Jalan Baru The American, Hubungkan Pemukiman Yahudi
Selasa, 16 Juni 2020 - 04:03 WIB
loading...
Jalan yang disebut The American Road itu akan menghubungkan sejumlah pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem. Foto/REUTERS
A
A
A
YERUSALEM - Israel membangun jalan baru di Yerusalem yang dicurigai dapat menghalangi harapan Palestina menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan.
Jalan pintas yang disebut The American Road itu akan menghubungkan sejumlah pemukiman Yahudi di Tepi Barat di utara dan selatan Yerusalem. Bagian tengah dan selatan jalan itu telah dibangun dan akan dilanjutkan ke utara.
“Proyek jalan itu menelan biaya USD187 juta yang akan dikeluarkan hingga akhir tahun,” papar sumber pejabat daerah Yerusalem pada Reuters secara anonim.
Proyek alan itu akan membentang sepanjang atau dekat lingkar luar Yerusalem Timur, yang diperkirakan menghabiskan dana lebih dari seperempat miliar dolar.
Israel mencaplok Yerusalem Timur setelah menguasai wilayah itu pada perang 1967. Pembangunan jalan itu dilakukan saat pemerintah Israel memulai diskusi level kabinet mulai 1 Juli tentang penerapan janji pemilu Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu untuk mencaplok pemukiman Yahudi di Tepi Barat.
Para pejabat Israel menjelaskan, jalan itu termasuk 1,6 km terowongan timur Gunung Olives, akan mengurangi kepadatan lalu lintas untuk warga Israel dan Palestina yang hidup di wilayah itu.
“Ini tidak menyatukan sejumlah pemukiman. Ini bukan tentang menyatukan jalur perbatasan atau wilayah,” kata Arieh King, Deputi Walikota Yerusalem dan tokoh ternama dalam gerakan pemukiman kota itu.
Jalan pintas yang disebut The American Road itu akan menghubungkan sejumlah pemukiman Yahudi di Tepi Barat di utara dan selatan Yerusalem. Bagian tengah dan selatan jalan itu telah dibangun dan akan dilanjutkan ke utara.
“Proyek jalan itu menelan biaya USD187 juta yang akan dikeluarkan hingga akhir tahun,” papar sumber pejabat daerah Yerusalem pada Reuters secara anonim.
Proyek alan itu akan membentang sepanjang atau dekat lingkar luar Yerusalem Timur, yang diperkirakan menghabiskan dana lebih dari seperempat miliar dolar.
Israel mencaplok Yerusalem Timur setelah menguasai wilayah itu pada perang 1967. Pembangunan jalan itu dilakukan saat pemerintah Israel memulai diskusi level kabinet mulai 1 Juli tentang penerapan janji pemilu Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu untuk mencaplok pemukiman Yahudi di Tepi Barat.
Para pejabat Israel menjelaskan, jalan itu termasuk 1,6 km terowongan timur Gunung Olives, akan mengurangi kepadatan lalu lintas untuk warga Israel dan Palestina yang hidup di wilayah itu.
“Ini tidak menyatukan sejumlah pemukiman. Ini bukan tentang menyatukan jalur perbatasan atau wilayah,” kata Arieh King, Deputi Walikota Yerusalem dan tokoh ternama dalam gerakan pemukiman kota itu.
Lihat Juga :