Lagi, Ukraina Klaim Habisi Jenderal Top Rusia

Selasa, 08 Maret 2022 - 08:21 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, pada pekan lalu, Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky sang komandan Divisi Lintas Udara ke-7 Rusia tewas ditembak
sniper Ukraina dalam pertempuran sengit.

Dalam pidatonya, Putin membenarkan bahwa seorang jenderal Rusia telah tewas dalam pertempuran di Ukraina. Namun, Putin tidak menyebutkan namanya.

Kematian Mayor Jenderal Sukhovetsky dikonfirmasi oleh organisasi perwira lokal di wilayah Krasnodar di Rusia selatan.

Dia adalah seorang penerjun payung yang disegani, yangmempraktikkan keahliannya dalam misi di wilayah yang bermusuhan,
dan dilaporkan telah diatur untuk perannya dalam pencaplokan Crimea tahun 2014.

Sergey Chipilev, seorang wakil dari kelompok veteran CombatBrotherhood Russian, menulis di media sosial: “Dengan rasa sakit
yang luar biasa, kami mengetahui berita tragis tentang kematian teman kami, Mayor Jenderal Andrey Sukhovetsky, di wilayah Ukrainaselama operasi khusus. Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarganya.”

Surat kabar Rusia; Pravda, yang juga melaporkan kematiannya,mengatakan bahwa Sukhovetsky lulus dari Ryazan Higher AirborneCommand School pada tahun 1995, setelah memulai sebagai komandan peleton sebelum naik menjadi kepala staf unit garda seranganudara.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved