Dubes Vasyl: Kami Berjuang untuk Peradaban, Ukraina adalah Baja!

Sabtu, 05 Maret 2022 - 19:33 WIB
loading...
A A A
“Kami akan mengejar kebijakan luar negeri dan domestik yang aktif. Kami akan membuat Mossad kami sendiri dan memegang Nuremberg kami sendiri. Setiap orang yang menembaki kota-kota Ukraina dan membuat keputusan akan dihukum. Mungkin tidak segera. Mungkin dalam beberapa tahun atau dekade. Tapi mereka akan dihukum. Ini akan menjadi negara yang dekat dengan rakyat. Karena rakyat - pria dan wanita biasa saat ini menanggung semua beban perang. Dalam api neraka ini, Republik Ukraina Ketiga lahir sekarang,” lanjutnya.



Vasyl juga mengatakan, ada banyak kesulitan di depan. Puluhan, mungkin ratusan ribu korban di depan. Kami mungkin kehilangan lebih banyak wilayah. “Kami bisa kehilangan peralatan. Namun yang terutama adalah bahwa kami tidak akan kehilangan orang. Untuk Kebaikan, orang penting, tetapi untuk Kejahatan, mereka tidak. Karena itu, kami akan melakukan maneuver,” katanya.

“Mari kita mengalahkan agar Kebaikan akan menang. Biar taman mekar. Biar anak-anak tertawa. Biar wanita mencintai pria mereka dan pria mencintai wanita. Biar orang tua bersikap tenang pada anak. Biar jalanan tidak berbau daging manusia yang terbakar, tetapi berwangi dengan bunga, roti, dan cinta. Untuk semua ini yang Ukraina berjuang,” tandasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Berita Terkini
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved