Rusia Tidak Menampik Kemungkinan Pecah Konfrontasi dengan NATO
Kamis, 03 Maret 2022 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Grushko, tidak ada jaminan bahwa insiden tidak akan terjadi, dan tidak ada jaminan bahwa mereka mungkin juga tidak meningkat ke arah yang sama sekali tidak perlu.
"Namun, jika Moskow mendengar NATO mengatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana atau niat, atau setidaknya semacam tampilan rasionalitas, ini menunjukkan bahwa setidaknya masih ada akal sehat yang tersisa dalam tindakan mereka," tuturnya.
Baca juga: Ukraina Digempur Rusia, Negara Mana Saja yang Kirim Bantuan Militer?
Pernyataan deputi menteri luar negeri Rusia itu datang ketika angkatan bersenjata Rusia melancarkan serangan terhadap Ukraina setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi pada Kamis lalu. Ini mengikuti seruan dari para pemimpin Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk yang baru-baru ini diakui kemerdekaannya dan dapat diberikan bantuan dalam apa yang mereka yakini sebagai lonjakan tajam dalam "agresi" dari Kiev.
Putin bersikeras bahwa serangan itu bertujuan untuk "demiliterisasi" dan "denazifikasi" negara tetangganya itu.
"Namun, jika Moskow mendengar NATO mengatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana atau niat, atau setidaknya semacam tampilan rasionalitas, ini menunjukkan bahwa setidaknya masih ada akal sehat yang tersisa dalam tindakan mereka," tuturnya.
Baca juga: Ukraina Digempur Rusia, Negara Mana Saja yang Kirim Bantuan Militer?
Pernyataan deputi menteri luar negeri Rusia itu datang ketika angkatan bersenjata Rusia melancarkan serangan terhadap Ukraina setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi pada Kamis lalu. Ini mengikuti seruan dari para pemimpin Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk yang baru-baru ini diakui kemerdekaannya dan dapat diberikan bantuan dalam apa yang mereka yakini sebagai lonjakan tajam dalam "agresi" dari Kiev.
Putin bersikeras bahwa serangan itu bertujuan untuk "demiliterisasi" dan "denazifikasi" negara tetangganya itu.
Lihat Juga :