Kapal Perang AS Lintasi Selat Taiwan, Kedua Kalinya dalam Sebulan

Jum'at, 24 April 2020 - 08:14 WIB
loading...
Kapal Perang AS Lintasi...
Kapal perang Amerika Serikat, USS Barry. Foto/Wikipedia
A A A
TAIPEI - Sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) berlayar melalui Selat Taiwan yang sensitif untuk kedua kalinya dalam sebulan. Kehadiran kapal perang tersebut telah dikonfirmasi militer Taiwan dan Amerika pada Jumat (24/4/2020).

Kapal perang Amerika muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Taiwan dan China dan ketika kapal induk Beijing lewat di dekat pulau tersebut.

China, yang menganggap Taiwan sebagai miliknya, telah marah dengan dukungan yang ditingkatkan administrasi Trump untuk pulau itu. Dukungan itu termasuk penjualan senjata, patroli AS di dekat Taiwan dan kunjungan ke Washington oleh Wakil Presiden terpilih Taiwan William Lai pada bulan Februari.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan kapal perang AS telah transit di Selat Taiwan, perairan sempit yang memisahkan pulau itu dari China daratan. Kapal bergerak arah selatan.

Angkatan bersenjata Taiwan memantau kapal Amerika yang digambarkannya sebagai "misi biasa".

Juru bicara Armada Ketujuh Angkatan Laut AS Letnan Anthony Junco menyebut kapal perang yang transit di Selat Taiwan adalah perusak dengan rudal terpandu; USS Barry. Dia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan transit selat Taiwan rutin sesuai dengan hukum internasional.

"Transit kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Angkatan Laut AS akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana saja yang diizinkan oleh hukum internasional," katanya, seperti dikutip Thomson Reuters Foundation News, Jumat (24/4/2020).

Dua minggu lalu, USS Barry juga berlayar melalui selat tersebut, pada hari yang sama ketika jet tempur China bermanuver di perairan dekat Taiwan.

Taiwan mengatakan pada hari Kamis bahwa kelompok tempur kapal induk China telah berlayar ke selatan melalui Selat Bashi yang terletak antara Taiwan dan Filipina dan menuju ke timur.

Kelompok tempur kapal induk itu pada awal bulan ini berlayar ke pantai timur Taiwan. China mengatakan pada saat itu sedang dalam perjalanan untuk latihan rutin di Laut China Selatan, wilayah yang disengketakan banyak negara.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved