Ada Militer Neo-Nazi Bernama Batalion Azov di Ukraina, tapi Barat Bungkam
Senin, 28 Februari 2022 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Pada 12 November 2014, Batalion Azov dimasukkan ke dalam Garda Nasional Ukraina, dan sejak itu semua anggotanya adalah tentara kontrak yang bertugas untuk Garda Nasional Ukraina.
Pada tahun 2014, resimen tersebut menjadi terkenal setelah munculnya tuduhan penyiksaan dan kejahatan perang serta simpati kepada gerakan neo-Nazi dan penggunaan simbol oleh resimen itu, seperti yang terlihat pada logo mereka yang menampilkan Wolfsangel, salah satu simbol yang digunakan oleh Resimen ke-2 Divisi Panzer SS Das Reich.
Perwakilan Batalyon Azov mengatakan bahwa simbol tersebut merupakan singkatan dari slogan "Ідея Нації" (Bahasa Ukraina untuk "Ide Nasional").
Perwakilan itu menyangkal berhubungan dengan Nazisme.
Pada tahun 2018, sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang disahkan oleh Kongres Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk memblokir bantuan militer ke Batalyon Azov dengan alasan ideologi supremasi kulit putihnya.
Anehnya, pada tahun 2015, larangan serupa atas bantuan kepada kelompok tersebut dibatalkan oleh Kongres AS.
Pada tahun 2014, resimen tersebut menjadi terkenal setelah munculnya tuduhan penyiksaan dan kejahatan perang serta simpati kepada gerakan neo-Nazi dan penggunaan simbol oleh resimen itu, seperti yang terlihat pada logo mereka yang menampilkan Wolfsangel, salah satu simbol yang digunakan oleh Resimen ke-2 Divisi Panzer SS Das Reich.
Perwakilan Batalyon Azov mengatakan bahwa simbol tersebut merupakan singkatan dari slogan "Ідея Нації" (Bahasa Ukraina untuk "Ide Nasional").
Perwakilan itu menyangkal berhubungan dengan Nazisme.
Pada tahun 2018, sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang disahkan oleh Kongres Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk memblokir bantuan militer ke Batalyon Azov dengan alasan ideologi supremasi kulit putihnya.
Anehnya, pada tahun 2015, larangan serupa atas bantuan kepada kelompok tersebut dibatalkan oleh Kongres AS.
(min)
Lihat Juga :