Putin Perintahkan Pasukan Nuklir Rusia Siaga Tinggi, Ini Reaksi AS

Senin, 28 Februari 2022 - 07:13 WIB
loading...
A A A
Jika Putin mempersenjatai atau meningkatkan kesiapan tempur nuklir pesawat pengebomnya, atau jika dia memerintahkan lebih banyak kapal selam rudal balistik ke laut, maka Amerika Serikat mungkin merasa terdorong untuk merespons dengan cara yang sama. Demikian analisis Hans Kristensen, seorang analis nuklir di Federasi Ilmuwan Amerika.

"Itu akan menandai eskalasi yang mengkhawatirkan dan potensi krisis," katanya.

Langkah yang mengkhawatirkan terjadi ketika pertempuran jalanan pecah di kota terbesar kedua di Ukraina dan pasukan Rusia menekan pelabuhan-pelabuhan strategis di selatan negara itu. Kemajuan Moskow itu menandai fase baru invasi Rusia menyusul gelombang serangan terhadap lapangan terbang dan fasilitas bahan bakar di tempat lain di Ukraina.

Ibu kota, Kiev, sangat sunyi setelah ledakan besar menerangi langit pagi dan pihak berwenang melaporkan ledakan di salah satu bandara. Hanya sebuah mobil sesekali muncul di jalan raya utama yang sepi karena jam malam yang ketat.

Penduduk yang ketakutan malah berjongkok di rumah, garasi bawah tanah, dan stasiun kereta bawah tanah untuk mengantisipasi serangan Rusia skala penuh.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
6 Fakta Timnas Timnas...
6 Fakta Timnas Timnas Brasil Gagal Menang di Partai Pembuka Piala Dunia 2026
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved