Minoritas Muslim Dituduh Teroris, Hilangnya Jejak Adzan di Singapura
Sabtu, 26 Februari 2022 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kerahkan 200 Helikopter Tempur, Rusia Rebut Lapangan Terbang Dekat Kiev
Apalagi tuduhan tidak mengenakkan itu sering disampaikan secara vulgar oleh para pejabat Singapura dan menyarankan agar umat Islam di negara Singapura mengembangkan sikap toleran dalam rangka mewujudkan integrasi nasional di tengah-tengah masyarakat Singapura.
Baca juga: Pasang Sistem Rudal di Kiev, Putin: Nazi di Ukraina Beraksi seperti Teroris
Pada 14 Juli 2010, Menteri Kanan Goh Chok Tong menjelaskan masjid dan surau di Singapura tidak lagi menggunakan pembesar suara untuk azan dan ceramah sebagai tanda menghormati kenyamanan penduduk yang mayoritasnya terdiri non muslim. Untuk sekedar diketahui, umat muslim di sana hanya berkisar sekitar 15%.
Majelis Ulama Islam Singapura, lembaga semacam Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memegang penuh otoritas beragama Islam saat itu tidak bisa berbuat banyak atas hilangnya jejak adzan di Singapura dan menerima hakikat bahwa Singapura adalah negara pelbagai kaum dan agama dengan kewujudan ruang bersama dan sekular untuk semua.
Apalagi tuduhan tidak mengenakkan itu sering disampaikan secara vulgar oleh para pejabat Singapura dan menyarankan agar umat Islam di negara Singapura mengembangkan sikap toleran dalam rangka mewujudkan integrasi nasional di tengah-tengah masyarakat Singapura.
Baca juga: Pasang Sistem Rudal di Kiev, Putin: Nazi di Ukraina Beraksi seperti Teroris
Pada 14 Juli 2010, Menteri Kanan Goh Chok Tong menjelaskan masjid dan surau di Singapura tidak lagi menggunakan pembesar suara untuk azan dan ceramah sebagai tanda menghormati kenyamanan penduduk yang mayoritasnya terdiri non muslim. Untuk sekedar diketahui, umat muslim di sana hanya berkisar sekitar 15%.
Majelis Ulama Islam Singapura, lembaga semacam Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memegang penuh otoritas beragama Islam saat itu tidak bisa berbuat banyak atas hilangnya jejak adzan di Singapura dan menerima hakikat bahwa Singapura adalah negara pelbagai kaum dan agama dengan kewujudan ruang bersama dan sekular untuk semua.
Lihat Juga :