Ukraina Sudah Dihujani 160 Rudal Rusia dari Darat, Laut dan Udara
Jum'at, 25 Februari 2022 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ukraina Sendirian Melawan Serangan Rusia, Mengapa AS dan NATO Hanya Menonton?
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan rentetan ledakan di Kiev pagi ini adalah hasil dari "serangan roket Rusia yang mengerikan", ketika pasukan Moskow bergerak ke pinggiran kota.
Tim jurnalis CBS News di Keiv dan di Kharkiv, dekat perbatasan Rusia di timur negara itu, mendengar tembakan sepanjang hari Kamis. Tim tersebut juga mencatat bahwa Moskow telah meluncurkan sekitar 160 rudal saat pasukannya bergerak ke wilayah Ukraina.
Tembakan misil Rusia dimulai Kamis pagi di Ukraina, hanya beberapa saat setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus diluncurkan untuk "demiliterisasi dan de-Nazifikasi" Ukraina.
Dia meminta pasukan Ukraina untuk meletakkan senjata mereka dan menyerah, serta memperingatkan AS dan NATO untuk tidak ikut campur atau mereka akan menghadapi "konsekuensi yang belum pernah dilihat."
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa 137 warga Ukraina, baik personel militer maupun warga sipil, telah tewas sejak awal serangan Kamis pagi. Sedangkan 316 lainnya terluka. Korban tewas kemungkinan bertambah setelah invasi memasuki hari kedua.
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan rentetan ledakan di Kiev pagi ini adalah hasil dari "serangan roket Rusia yang mengerikan", ketika pasukan Moskow bergerak ke pinggiran kota.
Tim jurnalis CBS News di Keiv dan di Kharkiv, dekat perbatasan Rusia di timur negara itu, mendengar tembakan sepanjang hari Kamis. Tim tersebut juga mencatat bahwa Moskow telah meluncurkan sekitar 160 rudal saat pasukannya bergerak ke wilayah Ukraina.
Tembakan misil Rusia dimulai Kamis pagi di Ukraina, hanya beberapa saat setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus diluncurkan untuk "demiliterisasi dan de-Nazifikasi" Ukraina.
Dia meminta pasukan Ukraina untuk meletakkan senjata mereka dan menyerah, serta memperingatkan AS dan NATO untuk tidak ikut campur atau mereka akan menghadapi "konsekuensi yang belum pernah dilihat."
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa 137 warga Ukraina, baik personel militer maupun warga sipil, telah tewas sejak awal serangan Kamis pagi. Sedangkan 316 lainnya terluka. Korban tewas kemungkinan bertambah setelah invasi memasuki hari kedua.
(min)
Lihat Juga :