Pengacara: Emmy Pakpahan Bukan Pembunuh, Polisi Menegaskan Matthew Harper Bunuh Diri
Selasa, 15 Februari 2022 - 17:03 WIB
loading...
Polda Bali memastikan kematian Matthew Harper (kanan) akibat bunuh diri. Hasil penyidikan ini menepis tudingan bahwa Harper tewas karena dibunuh kekasihnya, Emmy Pakpahan (kiri). Foto/The Sun
A
A
A
JAKARTA - Polda Bali memastikan bahwa kematian Matthew Harper akibat bunuh diri. Hasil penyidikan ini menepis tudingan bahwa Harper tewas karena dibunuh kekasihnya, Emmy Pakpahan.
Faktanya adalah Emmy tidak bersalah dan tidak pernah ditahan. Emmy datang ke kantor polisi sebagai saksi dan sebagai bagian dari kerja samanya dengan pihak kepolisian. Polisi telah menyatakan Emmy tidak bersalah dan kasus kematian Matthew adalah kasus bunuh diri, bukan pembunuhan.
Hasil penyidikan kepolisian tersebut juga ditegaskan tim hukum Emmy, yaitu pengacara Amerika, advokat asing Indonesia pada Satrio Law Firm di Jakarta, Andrew I Sriro, dan pengacara litigator terkemuka Indonesia James Purba, dari kantor hukum James Purba & Partners. Baca juga: Bule asal Inggris Ditemukan Meninggal dengan Luka Tusuk di Bali
Andrew Sriro mengatakan, "Kita semua harus bekerja sama untuk memastikan internet yang aman, sehingga kehidupan dan reputasi setiap orang bisa terlindungi dari kesalahan berita pers yang dapat dihindari.”
“Jika kesalahan memang terjadi, kekuatan pers yang menyebabkan cedera harus bekerja untuk merehabilitasi reputasi korban, dalam hal in Emmy," kata dia, dikutip Selasa (15/2/2022).
Faktanya adalah Emmy tidak bersalah dan tidak pernah ditahan. Emmy datang ke kantor polisi sebagai saksi dan sebagai bagian dari kerja samanya dengan pihak kepolisian. Polisi telah menyatakan Emmy tidak bersalah dan kasus kematian Matthew adalah kasus bunuh diri, bukan pembunuhan.
Hasil penyidikan kepolisian tersebut juga ditegaskan tim hukum Emmy, yaitu pengacara Amerika, advokat asing Indonesia pada Satrio Law Firm di Jakarta, Andrew I Sriro, dan pengacara litigator terkemuka Indonesia James Purba, dari kantor hukum James Purba & Partners. Baca juga: Bule asal Inggris Ditemukan Meninggal dengan Luka Tusuk di Bali
Andrew Sriro mengatakan, "Kita semua harus bekerja sama untuk memastikan internet yang aman, sehingga kehidupan dan reputasi setiap orang bisa terlindungi dari kesalahan berita pers yang dapat dihindari.”
“Jika kesalahan memang terjadi, kekuatan pers yang menyebabkan cedera harus bekerja untuk merehabilitasi reputasi korban, dalam hal in Emmy," kata dia, dikutip Selasa (15/2/2022).
Lihat Juga :