Timeline Hari ke Hari Ukraina-Rusia di Ambang Perang
Senin, 14 Februari 2022 - 07:38 WIB
loading...
Situasi ketegangan antara Ukraina dan Rusia sudah di ambang perang. Foto/REUTERS
A
A
A
KIEV - Ketegangan atas krisis Ukraina-Rusia telah mendidih selama lebih dari dua bulan hingga ke level di ambang perang. Upaya diplomatik untuk menyelesaikan masalah hanya menunjukkan sedikit tanda kemajuan.
Rusia memiliki lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina, memicu peringatan Barat tentang invasi yang akan segera terjadi.
Moskow, yang telah berulang kali membantah rencana akan menyerang Kiev dan mengatakan pihaknya akan menanggapi agresi oleh sekutu NATO, menolak peringatan Barat sebagai "histeria".
Baca juga: AS: Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Dimulai Kapan Saja Sekarang
Berikut adalah timeline hari demi hari Ukraina-Rusia di ambang perang, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Senin (14/2/2022):
November 2021
Citra satelit menunjukkan penumpukan baru pasukan Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina, dan Kiev mengatakan Moskow telah memobilisasi 100.000 tentara bersama dengan tank dan perangkat keras militer lainnya.
7 Desember 2021
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperingatkan Rusia tentang sanksi ekonomi Barat jika menyerang Ukraina.
17 Desember 2021
Rusia mengajukan tuntutan keamanan yang terperinci kepada Barat, termasuk bahwa NATO menghentikan semua aktivitas militer di Eropa Timur dan Ukraina dan bahwa aliansi tersebut tidak pernah menerima Ukraina atau negara-negara bekas Soviet lainnya sebagai anggota.
3 Januari 2022
Biden meyakinkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahwa AS akan “menanggapi dengan tegas” jika Rusia menginvasi Ukraina.
Kedua pemimpin itu berbicara di telepon untuk membahas persiapan serangkaian pertemuan diplomatik yang akan datang guna mengatasi krisis tersebut.
10 Januari 2022
Pejabat AS dan Rusia bertemu di Jenewa untuk pembicaraan diplomatik tetapi perbedaan tetap tidak terselesaikan karena Moskow mengulangi tuntutan keamanan yang menurut Washington tidak dapat diterima.
24 Januari 2022
NATO menempatkan pasukan dalam keadaan siaga dan memperkuat kehadiran militernya di Eropa Timur dengan lebih banyak kapal dan jet tempur. Beberapa negara Barat mulai mengevakuasi staf kedutaan yang tidak penting dari Kiev. AS menempatkan 8.500 tentara dalam siaga.
26 Januari 2022
Rusia memiliki lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina, memicu peringatan Barat tentang invasi yang akan segera terjadi.
Moskow, yang telah berulang kali membantah rencana akan menyerang Kiev dan mengatakan pihaknya akan menanggapi agresi oleh sekutu NATO, menolak peringatan Barat sebagai "histeria".
Baca juga: AS: Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Dimulai Kapan Saja Sekarang
Berikut adalah timeline hari demi hari Ukraina-Rusia di ambang perang, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Senin (14/2/2022):
November 2021
Citra satelit menunjukkan penumpukan baru pasukan Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina, dan Kiev mengatakan Moskow telah memobilisasi 100.000 tentara bersama dengan tank dan perangkat keras militer lainnya.
7 Desember 2021
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperingatkan Rusia tentang sanksi ekonomi Barat jika menyerang Ukraina.
17 Desember 2021
Rusia mengajukan tuntutan keamanan yang terperinci kepada Barat, termasuk bahwa NATO menghentikan semua aktivitas militer di Eropa Timur dan Ukraina dan bahwa aliansi tersebut tidak pernah menerima Ukraina atau negara-negara bekas Soviet lainnya sebagai anggota.
3 Januari 2022
Biden meyakinkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahwa AS akan “menanggapi dengan tegas” jika Rusia menginvasi Ukraina.
Kedua pemimpin itu berbicara di telepon untuk membahas persiapan serangkaian pertemuan diplomatik yang akan datang guna mengatasi krisis tersebut.
10 Januari 2022
Pejabat AS dan Rusia bertemu di Jenewa untuk pembicaraan diplomatik tetapi perbedaan tetap tidak terselesaikan karena Moskow mengulangi tuntutan keamanan yang menurut Washington tidak dapat diterima.
24 Januari 2022
NATO menempatkan pasukan dalam keadaan siaga dan memperkuat kehadiran militernya di Eropa Timur dengan lebih banyak kapal dan jet tempur. Beberapa negara Barat mulai mengevakuasi staf kedutaan yang tidak penting dari Kiev. AS menempatkan 8.500 tentara dalam siaga.
26 Januari 2022
Lihat Juga :