Ribuan Warga Ukraina Berdemo di Kiev, Galang Persatuan Hadapi Ancaman Rusia

Minggu, 13 Februari 2022 - 15:15 WIB
loading...
Ribuan Warga Ukraina...
Ribuan Warga Ukraina Berdemo di Kiev, Galang Persatuan Hadapi Ancaman Rusia. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Beberapa ribu warga Ukraina berunjuk rasa di Kiev pada Sabtu (12/2/2022). Mereka turun ke jalan-jalan utama untuk menunjukkan persatuan di tengah kekhawatiran invasi Rusia , ketika pemimpin Ukraina mengatakan kepada orang-orang untuk tidak panik.

Warga Ukraina berbaris melalui pusat Kiev dalam sebuah barisan besar. Mereka meneriakkan "Kemuliaan bagi Ukraina" dan membawa bendera dan spanduk Ukraina yang mengatakan "Ukraina akan melawan" dan "Penjajah harus mati".

Baca: Di Ambang Perang, AS Evakuasi Diplomat dan Pasukan dari Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, yang menghadiri latihan polisi di wilayah Kherson selatan, mengatakan, serangan Rusia dapat terjadi kapan saja. Tetapi, ia menolak apa yang disebutnya sebagai informasi berlebihan tentang perang besar yang mengancam.

"Sahabat terbaik musuh kita adalah kepanikan di negara kita. Dan, semua informasi ini hanya memprovokasi kepanikan dan tidak dapat membantu kita," kata Zelenskiy, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (13/2/2022)

"Saya tidak bisa setuju atau tidak setuju dengan apa yang belum terjadi. Sejauh ini, tidak ada perang skala penuh di Ukraina," lanjutnya.

Baca: Presiden Ukraina Minta Barat Beri Bukti Dugaan Invasi Rusia

Amerika Serikat dan banyak pemerintah Barat telah mendesak warganya untuk meninggalkan Ukraina, dan Washington pada Sabtu mengatakan pihaknya memerintahkan sebagian besar staf kedutaan Kiev untuk pergi.



"Kami harus siap setiap hari. Itu tidak dimulai kemarin. Ini dimulai pada 2014. Jadi, kami siap dan inilah mengapa kami ada di sini," kata Zelenskiy merujuk pada pencaplokan Krimea oleh Rusia dan dukungan untuk anti- Pemberontakan separatis Kiev di timur.

Sejak tensi ketegangan di perbatasan meningkat dan Rusia dilaporkan telah menumpuk pasukan di wilayah perbatasan, banyak warga Ukraina yang mendaftarkan diri menjadi pasukan cadangan. Para warga sipil Ukraina juga melakukan latihan simulasi perang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved