Kalangan Intelijen AS Khawatirkan Strategi Biden Terkait Rusia
Kamis, 10 Februari 2022 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
Sejarawan intelijen Universitas Harvard Calder Walton menyimpulkan strategi pembuangan informasi pemerintahan Biden sebagai "berisiko tinggi" jika membandingkannya dengan mendiang Presiden AS Ronald Reagan dan pemerintahannya yang bersikeras pesawat penumpang Korean Air Lines telah ditembak jatuh dengan sengaja oleh Uni Soviet pada 1983. Belakangan diketahui hal itu tidak disengaja.
“Hasilnya adalah pemerintahan Reagan melemahkan kritiknya terhadap pemerintah Soviet dengan melebih-lebihkan kasusnya,” ujar Walton.
Pejabat lainnya menunjuk penarikan kacau pasukan AS dari Afghanistan sebagai mungkin memotivasi pemerintah sekarang untuk lebih keras dalam pendekatan mereka.
“Mereka tahu bahwa mereka harus dilihat sebagai sekutu yang dapat diandalkan,” ungkap seorang mantan pejabat intelijen.
Sementara itu, seorang ajudan senior Kongres Partai Demokrat yang tidak disebutkan namanya menggemakan sentimen tersebut dan mengatakan "pengalaman penarikan" saat Taliban dengan cepat mendapatkan kembali kendali dan beberapa anggota layanan AS meninggal, mungkin membuat pemerintah "lebih rentan terhadap saran hawkish (tindakan keras) yang buruk."
“Hasilnya adalah pemerintahan Reagan melemahkan kritiknya terhadap pemerintah Soviet dengan melebih-lebihkan kasusnya,” ujar Walton.
Pejabat lainnya menunjuk penarikan kacau pasukan AS dari Afghanistan sebagai mungkin memotivasi pemerintah sekarang untuk lebih keras dalam pendekatan mereka.
“Mereka tahu bahwa mereka harus dilihat sebagai sekutu yang dapat diandalkan,” ungkap seorang mantan pejabat intelijen.
Sementara itu, seorang ajudan senior Kongres Partai Demokrat yang tidak disebutkan namanya menggemakan sentimen tersebut dan mengatakan "pengalaman penarikan" saat Taliban dengan cepat mendapatkan kembali kendali dan beberapa anggota layanan AS meninggal, mungkin membuat pemerintah "lebih rentan terhadap saran hawkish (tindakan keras) yang buruk."
(sya)
Lihat Juga :