WHO Mengaku Masih Terus Selidiki Binatang 'Asal' Covid-19

Kamis, 23 April 2020 - 20:05 WIB
loading...
WHO Mengaku Masih Terus...
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku bersama dengan mitra-mitranya terus menyelidiki asal binatang dari Covid-19. Foto/Ist
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku bersama dengan mitra-mitranya terus menyelidiki asal binatang dari Covid-19. Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Michael Ryan.

Ryan menuturkan, sangat penting untuk memahami hewan yang merupakan asal dari penyakit ini. Menurutnya, "penghalang" hewan-manusia telah dilanggar satu kali dan itu dapat dilanggar lagi.

"Kita perlu memahami dari mana datangnya, apa faktor-faktornya, yang telah mengarah pada itu, dan bagaimana mereka dapat dicegah di masa depan," ucapnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Kamis (23/4/2020).

"Kami tentu saja menawarkan bantuan itu kepada pemerintah China, tetapi juga bekerja sangat erat dengan rekan-rekan kami di Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (OIE)," sambungnya.

Dia mengatakan, WHO memiliki tim yang bekerja secara khusus pada isu-isu yang sangat dekat dengan OIE dan FAO dan WHO akan senang bekerja dengan mitra internasional untuk melakukan penyelidikan yang sangat baik di sekitar asal-usul hewan dan untuk benar-benar memahami semua faktor yang terkait dengan itu.

Ryan juga berkomentar tentang kemungkinan pelonggaran atau pengangkatan pengucian wilayah. Dia memperingatkan bahwa segala upaya semacam ini harus dilakukan dalam kombinasi dengan strategi penggantian untuk meningkatkan sistem kesehatan suatu negara.

"Bahayanya meringankan apa yang disebut penguncian ini tanpa strategi penggantian. Itu bahaya sesungguhnya dan selalu ada bahaya, bahkan dengan strategi penggantian, bahwa akan ada wabah. Mereka dapat dikelola, saya percaya, tetapi keluar dari penguncian tanpa strategi kesehatan masyarakat yang kuat dan strategi yang kuat untuk memperkuat sistem kesehatan Anda akan menjadi sulit," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved