Sosok Bos ISIS al-Qurayshi yang Ledakkan Diri: Miliki 2 Lusin Nama, Berhadiah Rp143,7 M

Jum'at, 04 Februari 2022 - 08:07 WIB
loading...
A A A
Al-Qurayshi dan al-Baghdadi; keduanya dibunuh oleh AS di Idlib, sebuah provinsi di barat laut Suriah yang berbatasan dengan Turki.

Provinsi ini telah diperebutkan dengan sengit selama perang saudara Suriah, di mana pasukan pemerintah Suriah dan pasukan oposisi yang didukung Turki bersaing untuk mendapatkan kendali.

Idlib saat ini dikendalikan oleh kelompok oposisi, dan merupakan salah satu dari sedikit tempat berlindung yang relatif aman yang tersisa bagi anggota ISIS seperti al-Qurayshi.

Apa Selanjutnya untuk ISIS?

Ketika ISIS melihat wilayahnya direbut kembali, anggotanya didorong ke bawah tanah, dan pemimpin keduanya dalam waktu kurang dari tiga tahun dibunuh oleh AS.

Dalam kondisi seperti itu, kelompok tersebut masih mampu melakukan serangan oportunistik. Kurang dari dua minggu yang lalu kelompok itu menyerang sebuah penjara di Hasaka di timur laut Suriah yang dikelola oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF), sebuah kelompok milisi Kurdi yang didukung AS.

Pertempuran di penjara itu menewaskan ratusan orang, dan fasilitas itu direbut kembali oleh SDF setelah lebih dari seminggu dengan bantuan pasukan Amerika.

“Jika serangan mereka berhasil, mereka akan menyerang lingkungan lain di al-Hasaka juga, dalam hubungannya dengan serangan di daerah al-Hol, al-Shadada, dan Deir el-Zour, untuk menerapkan skema ekstensif mereka,” kata SDF dalam sebuah pernyataan setelah penjara direbut kembali.

“Mereka ingin melancarkan serangan besar-besaran di daerah itu untuk sekali lagi menyebarkan terorisme mereka,” lanjut pernyataan itu, mengeklaim bahwa serangan penjara itu adalah langkah pertama ISIS untuk mendirikan “ISIS Kedua".

Pejabat Barat, bagaimanapun, ragu-ragu. “Saya pikir itu sangat tidak mungkin,” kata seorang pejabat kontraterorisme AS kepada Voice of America.

“Kondisi lokal saat ini tidak ada untuk kebangkitan [ISIS],” tambahnya.

Seorang pejabat AS lainnya mengatakan bahwa meskipun membuat “perbaikan bertahap", ISIS tetap berkomitmen untuk tujuan jangka panjang untuk mengkonsolidasikan kekuatan di Irak dan Suriah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Astronot Buktikan Keajaiban...
Astronot Buktikan Keajaiban Buah Zaitun yang Disebut Al Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved