Sosok Bos ISIS al-Qurayshi yang Ledakkan Diri: Miliki 2 Lusin Nama, Berhadiah Rp143,7 M

Jum'at, 04 Februari 2022 - 08:07 WIB
loading...
A A A
Sementara kelompok itu pernah menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah, semua perolehan teritorialnya yang dibuat sejak 2014 telah dibatalkan oleh militer Suriah dan sekutunya; Rusia dan Iran, oleh pasukan oposisi yang disponsori AS di Suriah, dan oleh AS dan koalisi internasional.

ISIS pada akhir 2019 hanya menguasai beberapa kantong tanah di Suriah, dan tidak lagi memerintahkan serangan teroris reguler di jalan-jalan Eropa.

Namun, Pentagon dan Departemen Luar Negeri AS menilai pada tahun 2020 bahwa ISIS di bawah al-Qurayshi sedang bangkit kembali menyusul lonjakan serangan, dan pemimpin baru kelompok itu masuk dalam daftar Teroris Global yang Ditunjuk Khusus pada Maret tahun itu.

Departemen Luar Negeri AS telah menawarkan hadiah USD5 juta untuk penangkapannya pada pertengahan 2019, dan hadiah ini meningkat menjadi USD10 juta (Rp143,7 miliar) pada tahun 2020.

Menteri Luar Negeri saat itu Mike Pompeo mengatakan bahwa hadiah itu berlipat ganda karena fakta bahwa al-Qurayshi membantu mendorong dan membenarkan penculikan, pembantaian, dan perdagangan minoritas Yazidi di barat laut Irak dan juga memimpin beberapa operasi teroris global kelompok itu.

Kematiannya di Idlib

Presiden AS Joe Biden mengumumkan pada 3 Februari bahwa al-Qurayshi telah tewas dalam “operasi kontraterorisme” di provinsi Idlib, barat laut Suriah, pada Rabu malam atau Kamis dini hari.

Penduduk setempat mengatakan kepada AP yang dilansir Jumat (4/2/2022), bahwa operasi tersebut, yang menargetkan sebuah rumah, melibatkan beberapa helikopter, dan ledakan serta tembakan senapan mesin terdengar.

Pemimpin ISIS tersebut meledakkan diri dengan rompi bom bunuh diri saat pasukan Amerika mendekat. Demikian pernyataan seorang pejabat AS kepada AFP dan Axios.

"Pada awal operasi, target teroris meledakkan bom yang menewaskan dia dan anggota keluarganya sendiri, termasuk wanita dan anak-anak," kata pejabat tersebut.

Meskipun tidak ada orang Amerika yang terluka dalam serangan itu, banyak korban sipil dilaporkan tewas.

Laporan Al-Jazeera mengeklaim bahwa tujuh anak dan tiga wanita termasuk di antara setidaknya selusin orang yang tewas.

UNICEF mengonfirmasi bahwa setidaknya enam anak tewas dan beberapa lainnya terluka, dan bahwa daerah berpenduduk sipil rusak parah.

Apa yang Terjadi di Idlib?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Pesan Komisi III DPR...
Pesan Komisi III DPR ke Plt Jampidsus Rudi Margono: Tugas Anda Berat
Goal Aksis dan Cipta...
Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA Berebut Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15
Berita Terkini
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Infografis
5 Hewan yang Namanya...
5 Hewan yang Namanya Diabadikan dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved