Inggris Ancam Segera Bekukan Aset Perusahaan-perusahaan Rusia

Selasa, 01 Februari 2022 - 07:34 WIB
loading...
Inggris Ancam Segera...
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertemu di sela KTT Libya di Berlin, Jerman, 19 Januari 2020. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Aset perusahaan-perusahaan Rusia di Inggris dapat dibekukan sesuai rancangan undang-undang baru tentang sanksi anti-Moskow. Ancaman itu diungkapkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Liz Truss pada Senin (31/1/2022).

“Kita akan membuat mereka yang berbagi tanggung jawab atas tindakan agresif dan destabilisasi Kremlin akan berbagi dalam pukulan biaya yang besar. Aset mereka di Inggris akan dibekukan,” tegas dia pada para anggota parlemen Inggris.

Dia menambahkan, “Tidak ada bisnis atau individu Inggris yang dapat bertransaksi dengan mereka. Dan jika mereka berusaha memasuki Inggris, mereka akan ditolak.”

Baca juga: Teman Putin: Damai dengan AS Hanya Mungkin Terjadi setelah Tata Dunia Baru

Menteri luar negeri Inggris juga mengatakan, “Paket yang kami ajukan dalam undang-undang akan ditempatkan pada 10 Februari.”

Baca juga: Kremlin Tantang Inggris: Serangan pada Bisnis Rusia akan Ada Pembalasan

Rusia telah berulang kali membantah tuduhan Barat mempersiapkan invasi ke Ukraina. Moskow telah menekankan mereka memiliki hak untuk memindahkan pasukan di dalam wilayah nasionalnya dan tidak mengancam siapa pun.

Baca juga: Terungkap, Tentara Bayaran Tiba di Ukraina Berkedok Instruktur Militer Asing

Pada saat yang sama, Rusia menunjukkan peningkatan aktivitas NATO di dekat perbatasan Rusia.

Moskow juga telah mengungkapkan keprihatinan atas dukungan militer Barat untuk Ukraina, termasuk pengiriman senjata dan peningkatan jumlah penasihat militer Barat di Donbass.

Baru-baru ini juga dilaporkan semakin banyak tentara bayaran yang dikirim ke wilayah konflik Donbass. Mereka dikirim dengan berkedok penasihat militer asing.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved