Langka, Yerusalem dan Tepi Barat Diselimuti Putihnya Salju
Jum'at, 28 Januari 2022 - 11:30 WIB
loading...
Langka, Yerusalem dan Tepi Barat diselimuti putihnya salju. FOTO/Reuters
A
A
A
YERUSALEM - Hujan salju lebat yang jarang terjadi menutupi Yerusalem dan daerah perbukitan di Tepi Barat yang diduduki, Kamis (27/1/2022). Menurut laporan Reuters, salju menutup jalan-jalan dan bangunan.
Para jemaah harus berjalan dengan susah payah melalui beberapa inci salju untuk mencapai tempat-tempat suci di Kota Tua yang bertembok di Yerusalem, termasuk Dome of the Rock yang tertutup salju.
Baca: Warga Palestina di Tepi Barat Sambut Gembira Hujan Salju Langka
Salju tebal sangat jarang turun di kota suci itu. Karenanya, anak-anak pun pergi ke jalan-jalan untuk melihat serpihan-serpihan salju itu berjatuhan dan saling melempar bola salju.
Seorang warga Yerusalem, Abed Shabany (39), membawa kedua putranya bermain di sebuah bukit yang menghadap ke Yerusalem. Saat ia membalikkan Jeep-nya melalui beberapa inci lumpur, orang tua lain terus menyeduh kopi hangat di kompor lisrik mobil mereka.
"Saya belum pernah melihat yang seperti ini selama bertahun-tahun," katanya. "Tidak ada sekolah hari ini, jadi saya hanya berkeliling dengan anak-anak membuat manusia salju dan bola salju. Saya pikir itu pertanda baik. Ini akan menjadi tahun yang baik, kuharap," ucapnya.
Baca: Salju Pertama dalam Enam Tahun Terakhir di Yerusalem Palestina
Para jemaah harus berjalan dengan susah payah melalui beberapa inci salju untuk mencapai tempat-tempat suci di Kota Tua yang bertembok di Yerusalem, termasuk Dome of the Rock yang tertutup salju.
Baca: Warga Palestina di Tepi Barat Sambut Gembira Hujan Salju Langka
Salju tebal sangat jarang turun di kota suci itu. Karenanya, anak-anak pun pergi ke jalan-jalan untuk melihat serpihan-serpihan salju itu berjatuhan dan saling melempar bola salju.
Seorang warga Yerusalem, Abed Shabany (39), membawa kedua putranya bermain di sebuah bukit yang menghadap ke Yerusalem. Saat ia membalikkan Jeep-nya melalui beberapa inci lumpur, orang tua lain terus menyeduh kopi hangat di kompor lisrik mobil mereka.
"Saya belum pernah melihat yang seperti ini selama bertahun-tahun," katanya. "Tidak ada sekolah hari ini, jadi saya hanya berkeliling dengan anak-anak membuat manusia salju dan bola salju. Saya pikir itu pertanda baik. Ini akan menjadi tahun yang baik, kuharap," ucapnya.
Baca: Salju Pertama dalam Enam Tahun Terakhir di Yerusalem Palestina
Lihat Juga :