Jenderal Ukraina Sebut Kemungkinan Tanggal Rusia Lakukan Invasi

Kamis, 27 Januari 2022 - 05:06 WIB
loading...
A A A
“Setengah juta orang yang kehilangan darah kerabat, kehilangan rumah atau teman, dan mereka siap untuk mencabik-cabik orang Rusia dengan tangan kosong,” imbuhnya.

“Jika intelijen kita berhasil memprediksi arah serangan utama Rusia, setelah kerugian besar pertama mereka tidak akan melangkah lebih jauh,” prediksinya.

“Putin menyadari bahwa setelah banyak korban, pasukannya dapat berhenti dengan sendirinya. Anda tidak dapat mempercayai intuisi dalam hal ini. Ini tentang perhitungan dingin,” tuturnya.

Baca juga: Jika Terjadi Perang, Ini Peta Kekuatan Militer Ukraina dan Rusia

Pejabat Ukraina dan Barat telah memperingatkan selama berbulan-bulan bahwa mereka takut Rusia akan melakukan invasi, dan telah menunjuk pada pergerakan pasukan Moskow di dekat perbatasannya dengan Ukraina, di mana lebih dari 100.000 tentara Rusia dilaporkan telah berkumpul.

Kremlin telah berulang kali membantah bahwa mereka memiliki niat agresif, bersikeras bahwa itu hanya memindahkan pasukan di dalam wilayahnya sendiri, dan telah menyerukan perjanjian keamanan dengan NATO, blok militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS).

Namun, terlepas dari peringatan Pavlyuk, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada warga dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa risiko invasi tidak meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Sarwendah Hadiri Sidang...
Sarwendah Hadiri Sidang Hak Asuh Anak, Ungkap Tekad Selalu Menjaga dan Membahagiakan Anak
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Berita Terkini
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved