Lebih dari 20 Kapal Perang Rusia Berlayar ke Laut Hitam

Kamis, 27 Januari 2022 - 00:33 WIB
loading...
Lebih dari 20 Kapal...
Sebuah armada Rusia yang terdiri lebih dari 20 kapal perang dan kapal pendukung telah berlayar untuk latihan di Laut Hitam. Foto/Tangkapan layar
A A A
MOSKOW - Sebuah armada Rusia yang terdiri lebih dari 20 kapal perang dan kapal pendukung telah berlayar untuk latihan di Laut Hitam . Ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan NATO di Eropa Timur.

Kementerian Pertahanan Rusia di Moskow mengkonfirmasi pada hari Rabu (26/1/2022) bahwa gugus tugas, yang meliputi kapal fregat, kapal rudal, kapal penyapu ranjau dan kapal serbu amfibi, telah meninggalkan pelabuhan Sevastopol dan Novorossiysk di pantai selatan negara itu.

Kapal-kapal itu akan berlatih manuver dan menangkis serangan udara, di antara keterampilan tempur lainnya, para pejabat telah mengkonfirmasi seperti dilansir dari Russia Today, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Pengamat: Perang Udara, Rusia Lebih Superior dari Ukraina

Sebuah video yang diterbitkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan dua kapal angkatan laut terbaru ikut ambil bagian dalam latihan itu, termasuk kapal fregat Laksamana Essen, yang bergabung dengan armada Angkatan Laut pada 2016, dan kapal korvet Ingushetia, yang memulai pelayaran perdananya pada 2019 lalu.

Latihan tersebut dilakukan bersamaan dengan manuver Armada Utara Rusia di Laut Barents, dengan latar belakang ketegangan yang meningkat antara Rusia dan NATO di perbatasan dengan Ukraina. Moskow telah mencari jaminan tertulis bahwa Kiev akan dilarang bergabung dengan blok pimpinan Amerika Serikat itu. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan tuntutan itu tidak dapat diterima tetapi menyatakan harapan bahwa kedua belah pihak dapat menemukan cara untuk meredakan situasi saat ini.

NATO sendiri telah menggelar latihan, bernama Neptunus Strike 2022, yang dimulai di Laut Mediterania pada hari Senin. Kapal-kapal dari kelompok tempur kapal induk USS Harry S. Truman ikut serta dalam latihan tersebut.

Baca juga: Jika Terjadi Perang, Ini Peta Kekuatan Militer Ukraina dan Rusia

NATO sebelumnya mengumumkan bahwa mereka akan mengerahkan pasukan tambahan ke wilayah Laut Baltik, lebih dekat ke perbatasan Rusia, sebagai tanggapan atas klaim bahwa Moskow dapat memerintahkan aksi militer terhadap Kiev. Para pejabat Rusia secara konsisten membantah tuduhan itu dan menuduh negara-negara Barat mengobarkan krisis.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved