AS Peringatkan Jaringan Listrik Jadi Target Jika Terjadi Perang Sipil

Rabu, 26 Januari 2022 - 10:14 WIB
loading...
AS Peringatkan Jaringan...
Jaringan listrik di Texas, Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) mengklaim "para ekstremis" Amerika telah merancang rencana konkret untuk menyerang jaringan listrik negara dengan harapan melumpuhkan pemerintah dan memicu kerusuhan.

Kantor berita AP memperoleh laporan dari Kantor Intelijen dan Analisis Departemen Keamanan Dalam Negeri AS yang mengklaim, “Para ekstremis di negara itu telah mengembangkan rencana spesifik yang kredibel untuk menyerang infrastruktur listrik setidaknya sejak 2020."

“Para ekstremis yang diduga memiliki berbagai ideologi kemungkinan akan terus merencanakan dan mendorong serangan fisik terhadap infrastruktur listrik, sebagian didasarkan pada gagasan bahwa mengganggu pasokan listrik akan mengganggu kemampuan pemerintah untuk beroperasi,” papar laporan yang disarankan departemen itu.

Baca juga: Biden Tegaskan Tak Ada Niat Pindahkan Pasukan AS dan NATO ke Ukraina

Laporan itu menambahkan, “Para ekstremis juga diduga percaya bahwa dengan melakukan serangan terhadap infrastruktur komunikasi dan listrik, mereka benar-benar akan mempercepat perang saudara yang akan datang yang mereka antisipasi karena (serangan itu) akan mengganggu kehidupan begitu banyak orang sehingga mereka akan kehilangan kepercayaan di pemerintahan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Berita Terkini
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved