Khawatir Rusia Menginvasi Ukraina, AS Kirim Kapal Induk

Sabtu, 22 Januari 2022 - 14:55 WIB
loading...
A A A
Presiden Rusia Vladimir Putin telah menuntut jaminan bahwa Ukraina tidak akan diterima di NATO saat ia mengumpulkan sekitar 100.000 tentara di dekat perbatasan Rusia dengan negara itu dalam beberapa bulan terakhir.

Biden memperingatkan pada Rabu bahwa Rusia akan membayar "harga yang serius dan mahal" untuk invasi melalui sanksi yang dijatuhkan oleh AS dan negara-negara lain dalam aliansi NATO.

Pemerintahannya belum mengusulkan penggunaan kekuatan militer untuk mengusir Rusia jika Putin memberi lampu hijau untuk invasi tersebut.

"Kami telah melakukan diskusi yang sangat jujur, Vladimir Putin dan saya, dan gagasan bahwa NATO tidak akan bersatu, saya tidak setuju," kata Biden.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki berusaha mengklarifikasi komentar presiden sebelumnya yang menyatakan bahwa invasi terbatas oleh Rusia dapat menyebabkan perselisihan di antara sekutu.

"Jika ada pasukan militer Rusia bergerak melintasi perbatasan Ukraina, itu adalah invasi baru, dan itu akan disambut dengan tanggapan cepat, keras, dan bersatu dari Amerika Serikat dan sekutu kami," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved