Rudal Rusia di Kuba dan Venezuela? Di Balik Retorika Keras Kremlin

Jum'at, 21 Januari 2022 - 14:08 WIB
loading...
A A A
"Ketika Washington mengatakan 'lingkup pengaruh' adalah sesuatu dari masa lalu, Washington berarti bahwa tidak seorang pun kecuali Washington yang memiliki lingkungan pengaruh," ujar Dr Roberts. "Dengan kata lain, ini adalah penegasan hegemoni AS."

Dia menyoroti bahwa seluruh masalah "dapat dihindari hanya dengan memberi Rusia jaminan keamanan."

Pada pertengahan Desember 2021, Moskow mengirim rancangan perjanjian keamanannya ke Washington. Proposal Rusia termasuk mengikat secara hukum jaminan non-ekspansi NATO ke arah timur, tidak masuknya Ukraina ke blok militer Barat dan penarikan pasukan blok dari negara-negara anggota yang telah bergabung sejak 1997, di antara langkah-langkah lainnya.

Pengamat Amerika dan Eropa sebelumnya telah mencatat keanggotaan Ukraina di NATO adalah "besar jika" mengingat bahwa Jerman dan Prancis telah berulang kali menentangnya.

Sementara itu, pasukan NATO yang saat ini dikerahkan di republik-republik pasca-Soviet dan bekas negara-negara Warsawa berfungsi sebagai "pencegah" yang menjengkelkan daripada "pencegahan" yang sebenarnya bagi Rusia.

"Penolakan untuk memberikan jaminan menunjukkan tindakan permusuhan yang dimaksudkan terhadap Rusia oleh Washington," ungkap Dr Roberts. "Kenapa lagi menolak jaminan keamanan?"

Meskipun pembicaraan Rusia dengan AS, NATO dan OSCE belum membawa solusi langsung, konsultasi timbal balik akan terus berlanjut.

Menteri Luar Negeri AS Blinken dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dijadwalkan bertemu di Jenewa pada 21 Januari, menurut Departemen Luar Negeri AS.

Sebelumnya, Blinken akan mengadakan pertemuan dengan pejabat Ukraina dan Jerman masing-masing pada 19 Januari dan 20 Januari.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Iran Ancam Bikin Timur...
Iran Ancam Bikin Timur Tengah Membara Lagi, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
Penuh Plot Twist! Simak...
Penuh Plot Twist! Simak Sinopsis Love Beyond Memory, Microdrama Seru di V+Short
Berita Terkini
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved