Kasus COVID-19 Global Catat Rekor di Tengah Serbuan Varian Omicron

Jum'at, 07 Januari 2022 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Baca juga: 85% Penduduk Miliki Antibodi, Diduga Penyebab COVID-19 di Indonesia Melandai

Setiap peningkatan rawat inap atau kematian setelah lonjakan kasus terbaru kemungkinan tidak akan muncul selama sekitar dua minggu.

Sementara Omicron tampaknya kurang parah daripada Delta, terutama di antara orang-orang yang telah divaksinasi, kepala WHO memperingatkan: “Ini tidak berarti harus dikategorikan sebagai (varian) ringan. Sama seperti varian sebelumnya, Omicron merawat orang di rumah sakit, dan membunuh orang.”

“Faktanya, kasus tsunami begitu besar dan cepat sehingga membanjiri sistem kesehatan di seluruh dunia,” kata kepala WHO itu dalam jumpa pers reguler.

WHO mengatakan kenaikan jumlah kasus selama seminggu terakhir bervariasi, dua kali lipat di wilayah Amerika, tetapi hanya meningkat 7% di Afrika.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Jepang Desak AS Batasi Pergerakan Pasukannya

Kepala kedaruratan WHO, Dr. Michael Ryan, mengatakan spekulasi bahwa Omicron mungkin merupakan varian terakhir dari wabah itu adalah "angan-angan."

"Masih ada banyak energi dalam virus ini," ia memperingatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved