Ajudan Putra Mahkota Arab Saudi MBS Dilaporkan Ditangkap

Rabu, 10 Juni 2020 - 14:31 WIB
loading...
Ajudan Putra Mahkota...
Bader al-Asaker, ajudan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman. Foto/Middle East Eye
A A A
RIYADH - Seorang ajudan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS) , Bader al-Asaker, dilaporkan telah ditangkap dan ditahan. Asaker dituduh Amerika Serikat (AS) merekrut para karyawan Twitter untuk memberikan informasi tentang para pembangkang Saudi di luar negeri.

Beberapa sumber mengatakan kepada Middle East Eye (MEE) bahwa ada indikasi kuat Bader al-Asaker telah ditangkap. Para aktivis setempat mempertanyakan keberadaan ajudan MBS tersebut dan mencermati bahwa akun media sosialnya telah "membisu".

Aktivis politik Saudi , Omar Abdulaziz, via akun Twitter-nya, @oamaz7, menulis; "Di mana Bader al-Asaker?".

Ketika spekulasi mulai beredar, akun Twitter Asaker tiba-tiba men-tweet-kan video pemikir Mesir; Mustafa Mahmoud. Tweet pada hari Senin itu merupakan yang pertama kali sejak 6 Mei 2020.

Namun, sumber-sumber Saudi di luar kerajaan mengatakan kepada MEE bahwa mereka telah diberi tahu Asaker memang telah ditahan. Hanya saja, mereka tidak mendapat penjelasan alasan penangkapan dan kapan penangkapan itu terjadi.

MEE, dalam laporannya Rabu (10/6/2020) mengklaim telah meminta komentar dari pemerintah Arab Saudi. Namun, belum ada respons sampai berita dirilis.

Asaker, kepala kantor Putra Mahkota Saudi sejak 2017 dan ketua yayasan amalnya, Misk, dikenal sebagai salah satu rekan terdekat pemimpin Saudi yang sebenarnya. (Baca: Pangeran Arab Saudi Meninggal Diduga karena Covid-19 )

Dia menimbulkan kontroversi tahun lalu ketika Departemen Kehakiman AS menuduhnya merekrut karyawan Twitter untuk mengumpulkan informasi pribadi para pembangkang dan kritikus Arab Saudi.

Salah satu dari pembangkang yang menjadi sasaran adalah Jamal Khashoggi, kolumnis Middle East Eye dan Washington Post yang dibunuh oleh agen intelijen Arab Saudi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada tahun 2018.

Menurut tuduhan AS, Asaker bekerja untuk dan atas arahan MBS sehubungan dengan kehadiran online-nya di platform media sosial.

Menurut Departemen Kehakiman AS, ajudan MBS itu mulai merekrut para karyawan Twitter untuk memberi informasi tentang para pembangkang Saudi pada 2014.

Sebagai kepala kantor MBS, Asaker telah memiliki pengaruh dan kekuasaan yang signifikan, dan laporan penangkapannya menjadi kejutan.

Asaker memiliki 1,7 juta follower Twitter, dan sebagai sekretaris jenderal Misk dirinya bertanggung jawab untuk memberdayakan para pemuda Arab Saudi dan mengembangkan generasi wirausaha baru.

Meskipun dilaporkan di media Turki bahwa Maher al-Mutrib, yang memimpin operasi Saudi yang membunuh Khashoggi, namun Asaker disebut-sebut ikut terlibat. Hanya saja, ajudan MBS tersebut menghindari penyelidikan.

Arab Saudi menyangkal Putra Mahkota MBS terlibat dalam komplotan agen nakal intelijen Saudi yang membunuh Khashoggi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved