Tradisi Tahun Baru di Korea Selatan, Nomor 3 Unik Banget
Jum'at, 31 Desember 2021 - 09:45 WIB
loading...
Ribuan orang menyaksikan matahari terbit untuk menyambut hari pertama Tahun Baru di Korea Selatan. Foto/newyearseveblog.com
A
A
A
SEOUL - Pergantian tahun selalu menjadi momen meriah yang dinantikan oleh banyak orang. Setiap negara biasanya memiliki tradisi tersendiri dalam menyambut datangnya tahun baru.
Korea Selatan (Korsel), misalnya, selain melihat kembang api, warganya juga mempunyai kebiasan melihat matahari terbit. Berikut beberapa tradisi menyambut tahun baru di Korea Selatan.
1. Bunyi Lonceng Bosingak Bell Pavilion
Pergantian tahun di negara ini ditandai dengan dibunyikannya lonceng besar yang terletak di Bosingak Bell Pavilion yang terletak di Jongno-gu, Seoul.
Gedung ini dibangun di era Dinasti Joseon (1392-1910). Pada masanya, lonceng besar ini dibunyikan sebagai penanda ditutup dan dibukanya gerbang-gerbang kota, yakni gerbang Sungnyemun, Heunginjimun, Sukjeongmun, dan Donuimun.
Saat ini, lonceng hanya dibunyikan di malam pergantian tahun selama 33 kali. Bersamaan dengan dibunyikannya lonceng, peluncuran kembang api akan dilangsungkan di lokasi tersebut.
2. Melihat Kembang Api
Korea Selatan (Korsel), misalnya, selain melihat kembang api, warganya juga mempunyai kebiasan melihat matahari terbit. Berikut beberapa tradisi menyambut tahun baru di Korea Selatan.
1. Bunyi Lonceng Bosingak Bell Pavilion
Pergantian tahun di negara ini ditandai dengan dibunyikannya lonceng besar yang terletak di Bosingak Bell Pavilion yang terletak di Jongno-gu, Seoul.
Gedung ini dibangun di era Dinasti Joseon (1392-1910). Pada masanya, lonceng besar ini dibunyikan sebagai penanda ditutup dan dibukanya gerbang-gerbang kota, yakni gerbang Sungnyemun, Heunginjimun, Sukjeongmun, dan Donuimun.
Saat ini, lonceng hanya dibunyikan di malam pergantian tahun selama 33 kali. Bersamaan dengan dibunyikannya lonceng, peluncuran kembang api akan dilangsungkan di lokasi tersebut.
2. Melihat Kembang Api
Lihat Juga :