Diguyur Hujan Lebat, Arab Saudi Kerja Keras Keringkan Masjidil Haram
Rabu, 29 Desember 2021 - 10:58 WIB
loading...
Otoritas Arab Saudi bekerja keras membersihkan dampak hujan lebat pada Selasa (28/12/2021) di Masjidil Haram. Foto/spa
A
A
A
RIYADH - Otoritas Arab Saudi bekerja keras membersihkan dampak hujan lebat pada Selasa (28/12/2021) di Masjidil Haram di Mekah.
Pertahanan sipil Kerajaan Saudi mendesak masyarakat waspada pada Senin (27/12/2021) setelah pusat meteorologi memperkirakan hujan lebat dan badai petir di beberapa wilayah Kerajaan, mulai Selasa dan berlangsung hingga Kamis.
“Kami merekrut lebih dari 200 pengawas dan pengamat yang berpartisipasi dalam memantau lebih dari 4.000 pekerja,” ungkap pernyataan Kepresidenan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dilansir kantor berita SPA.
Baca juga: Bikin Penasaran, Presiden Palestina Bertemu Menteri Pertahanan Israel
Wakil sekretaris jenderal untuk layanan dan urusan lapangan dan penyelidikan perlindungan lingkungan Mohammed Al-Jabri mengatakan segera setelah hujan berhenti, bagian halaman, kapel, pintu masuk dan keluar Masjidil Haram telah disiapkan mengalirkan air untuk menjaga keselamatan jamaah di Masjidil Haram dan untuk melakukan ritual mereka dengan mudah.
Baca juga: Kapal Induk Nuklir AS Truman Tetap di Mediterania untuk Misi Penting Ini
“Kepresidenan mendistribusikan peralatan penyedot air dan cuci di dalam dan di luar masjid untuk berkontribusi secara efektif pada proses pengeringan,” ujar dia.
Baca juga: Bukan Kaleng-kaleng, Satelit China Potret Kota San Francisco dalam 42 Detik
Dia menambahkan 470 mesin dan peralatan lainnya telah dikerahkan di halaman, halaman luar dan atap kompleks Masjidil Haram.
“Kepresidenan telah mengembangkan rencana kehati-hatian dalam persiapan untuk hujan, selain membersihkan drainase dan lubang got untuk memastikan tidak ada penyumbatan,” ujar Al-Jabri.
Pertahanan sipil Kerajaan Saudi mendesak masyarakat waspada pada Senin (27/12/2021) setelah pusat meteorologi memperkirakan hujan lebat dan badai petir di beberapa wilayah Kerajaan, mulai Selasa dan berlangsung hingga Kamis.
“Kami merekrut lebih dari 200 pengawas dan pengamat yang berpartisipasi dalam memantau lebih dari 4.000 pekerja,” ungkap pernyataan Kepresidenan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dilansir kantor berita SPA.
Baca juga: Bikin Penasaran, Presiden Palestina Bertemu Menteri Pertahanan Israel
Wakil sekretaris jenderal untuk layanan dan urusan lapangan dan penyelidikan perlindungan lingkungan Mohammed Al-Jabri mengatakan segera setelah hujan berhenti, bagian halaman, kapel, pintu masuk dan keluar Masjidil Haram telah disiapkan mengalirkan air untuk menjaga keselamatan jamaah di Masjidil Haram dan untuk melakukan ritual mereka dengan mudah.
Baca juga: Kapal Induk Nuklir AS Truman Tetap di Mediterania untuk Misi Penting Ini
“Kepresidenan mendistribusikan peralatan penyedot air dan cuci di dalam dan di luar masjid untuk berkontribusi secara efektif pada proses pengeringan,” ujar dia.
Baca juga: Bukan Kaleng-kaleng, Satelit China Potret Kota San Francisco dalam 42 Detik
Dia menambahkan 470 mesin dan peralatan lainnya telah dikerahkan di halaman, halaman luar dan atap kompleks Masjidil Haram.
“Kepresidenan telah mengembangkan rencana kehati-hatian dalam persiapan untuk hujan, selain membersihkan drainase dan lubang got untuk memastikan tidak ada penyumbatan,” ujar Al-Jabri.
(sya)
Lihat Juga :