Menlu Rusia Sebut Uni Eropa Terapkan Politik Kamasutra

Selasa, 28 Desember 2021 - 16:30 WIB
loading...
A A A
“Ada serangan yang begitu kuat terhadapnya setelah kunjungannya ke Moskow hanya karena kami menjelaskan apa yang kami pikirkan tentang (Alexey) Navalny dan yang lainnya, serta tentang peran Jerman dan Eropa secara umum dalam mengipasi kebohongan ini, dan ketidakmampuan untuk menyajikan fakta apa pun dan menjawab pertanyaan dasar,” ujar Lavrov.

Dia ingat bahwa mantan perwakilan tinggi UE untuk urusan luar negeri, Federica Mogherini, telah menemukan lima bidang inti untuk hubungan dengan Rusia, dengan salah satu prinsip utama yang berfokus pada normalisasi selama Moskow mematuhi perjanjian Minsk tentang Donbass.

“Siapa pun yang telah membaca protokol akan mengerti bahwa ini adalah skizofrenia politik,” tutur Lavrov.

Dia mengecam “koreografi” UE tentang strategi “mendorong-balik, membatasi dan terlibat”, dengan menyatakan bahwa itu adalah “politik kama sutra.”

Kecaman Lavrov muncul setelah Parlemen Eropa mengatakan dalam resolusi bahwa Moskow menghadapi risiko sepenuhnya ditutup dari sistem pembayaran global utama SWIFT jika pasukan Rusia melancarkan invasi ke Ukraina.

Dalam teks itu, UE mengatakan blok itu harus siap mengirim "peringatan yang sangat keras bahwa permusuhan militer tidak hanya tidak dapat diterima, tetapi juga harus dibayar dengan harga ekonomi dan politik yang tinggi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Tiga Putra Mendiang...
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Ganggu Messi, FIFA Selidiki...
Ganggu Messi, FIFA Selidiki Dugaan Rasisme IShowSpeed di Piala Dunia 2026
Stres Jadi Salah Satu...
Stres Jadi Salah Satu Pemicu GERD Kambuh, Ini Cara Mengelolanya
Drama 6 Gol Injury Time...
Drama 6 Gol Injury Time Bikin Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sulit Dilupakan
Berita Terkini
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved