Teka-teki Ngototnya AS Ingin Normalisasi Hubungan Indonesia dan Israel
Sabtu, 25 Desember 2021 - 01:43 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintahan Donald Trump mempelopori pembicaraan, yang berpuncak pada kesepakatan antara Israel dan empat negara lain.
Menurut para pejabat Israel, yang dilansir Jerusalem Post, Jumat (24/12/2021), para pejabat AS dan Israel telah membahas cara-cara untuk memperluas Kesepakatan Abraham dalam beberapa bulan terakhir dan Indonesia telah muncul dalam konteks itu.
Menurut laporan media tersebut, ketika para pejabat Israel menekankan bahwa tidak ada kesepakatan yang tercapai, telah ada kemajuan tidak resmi yang dibuat di belakang layar—selama negosiasi Kesepakatan Abraham yang asli—yakni, Indonesia meminta kesepakatan perdagangan yang ditingkatkan dengan AS sebagai imbalan untuk mengambil langkah-langkah untuk menormalkan hubungan dengan Israel seperti pembukaan penerbangan langsung dan mengeluarkan visa ke Israel.
"Kami selalu menjajaki peluang tambahan untuk normalisasi, tetapi kami akan meninggalkan diskusi itu di balik pintu tertutup sampai saat yang tepat," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price kepada Axios.
Pejabat senior AS lainnya mengatakan pemerintahan Biden bekerja dengan tenang tetapi cukup tekun untuk memperluas kesepakatan.
Menurut para pejabat Israel, yang dilansir Jerusalem Post, Jumat (24/12/2021), para pejabat AS dan Israel telah membahas cara-cara untuk memperluas Kesepakatan Abraham dalam beberapa bulan terakhir dan Indonesia telah muncul dalam konteks itu.
Menurut laporan media tersebut, ketika para pejabat Israel menekankan bahwa tidak ada kesepakatan yang tercapai, telah ada kemajuan tidak resmi yang dibuat di belakang layar—selama negosiasi Kesepakatan Abraham yang asli—yakni, Indonesia meminta kesepakatan perdagangan yang ditingkatkan dengan AS sebagai imbalan untuk mengambil langkah-langkah untuk menormalkan hubungan dengan Israel seperti pembukaan penerbangan langsung dan mengeluarkan visa ke Israel.
"Kami selalu menjajaki peluang tambahan untuk normalisasi, tetapi kami akan meninggalkan diskusi itu di balik pintu tertutup sampai saat yang tepat," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price kepada Axios.
Pejabat senior AS lainnya mengatakan pemerintahan Biden bekerja dengan tenang tetapi cukup tekun untuk memperluas kesepakatan.
Lihat Juga :