PBB Usul Bayar Taliban Rp86 Miliar untuk Perlindungan di Afghanistan

Rabu, 22 Desember 2021 - 10:51 WIB
loading...
PBB Usul Bayar Taliban...
Pejuang Taliban menjaga unjuk rasa di Kabul, Afghanistan, 7 September 2021. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengusulkan membayar Taliban hampir USD6 juta (Rp86 miliar) untuk mensubsidi upah para pejuangnya yang menjaga fasilitas PBB.

Usulan itu diungkapkan dalam laporan Reuters pada Selasa (21/12/2021). Hingga saat ini, Taliban masih mendapat sanksi PBB untuk kegiatan teroris.

“Pembayaran USD6 juta akan diberikan kepada Taliban untuk mensubsidi upah bulanan para pejuang Taliban dan memberi mereka tunjangan makanan sebagai bagian dari perluasan kesepakatan yang dibuat di bawah pemerintah Afghanistan sebelumnya,” papar laporan itu.

Baca juga: Tegang dengan Rusia, AS Malah Jual Rudal Javelin ke Lithuania

“Dana tersebut terutama akan digunakan untuk meningkatkan upah para penjaga Taliban sebesar USD275 hingga USD319 per bulan dan memberikan tunjangan makanan bulanan sebesar USD90,” ungkap laporan itu.

Baca juga: Raja Harry Viral, Ratu Elizabeth II Peringatkan Pangeran William Soal Garis Suksesi

Sekitar 3.500 personel PBB bertugas di Kabul dan sepuluh kantor lapangan yang dilindungi Taliban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved