Jika Kim Jong-un Meninggal Bakal Picu Kekacauan dan Respons Militer

Kamis, 23 April 2020 - 08:33 WIB
loading...
A A A
"Korea Selatan, China, dan Jepang (melalui kapal) akan harus berurusan dengan arus pengungsi skala besar yang potensial," katanya. “Unit Tentara Rakyat Korea Utara akan bersaing untuk sumber daya dan kelangsungan hidup. Ini akan menyebabkan konflik internal antarunit dan dapat meningkat menjadi perang saudara yang meluas," ujarnya.

"Meskipun ada kekacauan internal seperti itu, militer Korea Utara akan terus berjuang untuk membela negara," imbuh dia.

“Karena Korea Utara adalah Dinasti Gerilya yang dibangun di atas mitos perang partisan anti-Jepang, kita dapat berekspektasi tentang sejumlah besar militer (1,2 juta tentara aktif dan 6 juta tentara cadangan) untuk melawan intervensi asing di luar negeri termasuk Korea Selatan," papar Maxwell.

Masalah rumit, lanjut dia, AS dan Korea Selatan harus siap untuk mengamankan program seluruh senjata pemusnah massal Pyongyang, termasuk senjata nuklir, kimia, senjata biologi serta cadangan, fasilitas manufaktur, dan infrastruktur manusia yakni ilmuwan dan teknisi. ”

Chun mendukung prediksi Maxwell tentang pecahnya krisis pengungsi dan kemungkinan perang saudara di Korea Utara. Namun, dia tidak melihat kemungkinan serangan militer AS-Korea Selatan melewati apa yang dia sebut "Paralel ke-38".

"Apa yang akan kita lakukan? Berbaris di sana? Biarkan orang China melakukannya,” kata Chun.

“DPRK adalah negara berdaulat. Siapa pun yang masuk ke sana, termasuk orang China, akan gila. Republik Korea-AS memiliki rencana buruk dengan asumsi buruk. Itu akan membawa kita ke perang nuklir," imbuh dia, yang dikutip dari Military Times, Kamis (23/4/2020).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Hinaan Rasis terhadap...
Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay
Rekomendasi
Microdrama Lagi Viral,...
Microdrama Lagi Viral, Judul You Light Up My World Wajib Ditonton di V+Short
Pura-Pura Pacaran, Berujung...
Pura-Pura Pacaran, Berujung Cinta Beneran? Ini Serunya Picked Up a Billionaire di V+Short
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved