PM Inggris Terus Digoyang Isu Pelanggaran Prokes di Downing Street 10
Selasa, 21 Desember 2021 - 03:33 WIB
loading...
A
A
A
Di dekatnya ada meja lain yang terdiri dari empat orang, dan tidak jauh dari sana ada kelompok yang lebih besar berdiri di atas rumput di sekitar meja dengan botol-botol anggur. Pada saat itu, pemerintah telah memberi tahu publik bahwa mereka hanya dapat bertemu satu orang di tempat umum terbuka, dengan jarak dua meter.
Baca: Terungkap, Macron Sebut PM Inggris Boris Johnson Badut
Meski foto itu sudah secara gamblang menggambarkan apa yang terjadi di Downing Street No.10, namun Johnson masih bisa berkilah. "Itu adalah orang-orang di tempat kerja yang berbicara tentang pekerjaan," kata Johnson kepada penyiar ketika ditanya tentang foto itu, seperti dikutip dari Reuters.
Sebelumnya Wakil Perdana Menteri Dominic Raab mengatakan, hal itu tidak menyalahi aturan karena Downing Street merupakan tempat kerja sekaligus tempat tinggal Johnson. "Ini jelas bukan pertemuan sosial, karena Anda memiliki orang-orang dengan pakaian kerja, setelah pertemuan yang mereka lakukan di tempat kerja," kata Raab kepada Times Radio.
Partai Buruh oposisi menangkap foto itu, menyebutnya sebagai bukti lebih lanjut bahwa Johnson dan stafnya tidak menganggap serius pembatasan yang telah mereka terapkan pada orang lain.
Baca: Terungkap, Macron Sebut PM Inggris Boris Johnson Badut
Meski foto itu sudah secara gamblang menggambarkan apa yang terjadi di Downing Street No.10, namun Johnson masih bisa berkilah. "Itu adalah orang-orang di tempat kerja yang berbicara tentang pekerjaan," kata Johnson kepada penyiar ketika ditanya tentang foto itu, seperti dikutip dari Reuters.
Sebelumnya Wakil Perdana Menteri Dominic Raab mengatakan, hal itu tidak menyalahi aturan karena Downing Street merupakan tempat kerja sekaligus tempat tinggal Johnson. "Ini jelas bukan pertemuan sosial, karena Anda memiliki orang-orang dengan pakaian kerja, setelah pertemuan yang mereka lakukan di tempat kerja," kata Raab kepada Times Radio.
Partai Buruh oposisi menangkap foto itu, menyebutnya sebagai bukti lebih lanjut bahwa Johnson dan stafnya tidak menganggap serius pembatasan yang telah mereka terapkan pada orang lain.
Lihat Juga :