Ribuan Penyihir Dieksekusi 300 Tahun Lalu, Kini Diampuni Secara Resmi
Senin, 20 Desember 2021 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Iran dan Korut Dituduh Bantu Suriah Bangun Reaktor Nuklir
Pemerintahan Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon telah mendukung Rancangan Undang-undang (RUU) yang diusulkan di parlemen yang meminta pemerintah membersihkan nama-nama para korban secara anumerta.
Kemungkinan pengampunan itu diberikan setelah kampanye panjang selama dua tahun yang dipimpin kelompok bernama Witches of Scotland.
Aktivis Claire Mitchell QC dan Zoe Venditozzi meluncurkan petisi pada Hari Perempuan Internasional 2020, menuntut agar pihak berwenang mengampuni, meminta maaf, dan mengenang mereka yang terbunuh sebagai penyihir di Skotlandia.
Pada 1 September 2021, komite parlemen setuju menyerahkan masalah ini kepada pemerintah Skotlandia.
“RUU yang memberikan pengampunan dapat disahkan pada awal musim panas 2022,” ungkap laporan media.
Pemerintahan Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon telah mendukung Rancangan Undang-undang (RUU) yang diusulkan di parlemen yang meminta pemerintah membersihkan nama-nama para korban secara anumerta.
Kemungkinan pengampunan itu diberikan setelah kampanye panjang selama dua tahun yang dipimpin kelompok bernama Witches of Scotland.
Aktivis Claire Mitchell QC dan Zoe Venditozzi meluncurkan petisi pada Hari Perempuan Internasional 2020, menuntut agar pihak berwenang mengampuni, meminta maaf, dan mengenang mereka yang terbunuh sebagai penyihir di Skotlandia.
Pada 1 September 2021, komite parlemen setuju menyerahkan masalah ini kepada pemerintah Skotlandia.
“RUU yang memberikan pengampunan dapat disahkan pada awal musim panas 2022,” ungkap laporan media.
Lihat Juga :