Terungkap! Serangan Udara AS di Timur Tengah Cacat Intelijen, Tewaskan Ribuan Warga Sipil

Minggu, 19 Desember 2021 - 09:25 WIB
loading...
A A A
Misalnya, New York Times mengatakan, video yang diambil dari udara tidak menunjukkan orang-orang di gedung, di bawah dedaunan atau di bawah terpal atau penutup aluminium.

Baca juga: Serangannya Bantai 70 Warga Sipil Suriah, AS Bilang Sah

Dan data yang tersedia dapat disalahartikan, seperti ketika orang yang berlari ke lokasi pengeboman baru dianggap sebagai militan, bukan calon penyelamat.

Kadang-kadang, New York Times melaporkan, Orang-orang dengan sepeda motor yang bergerak 'dalam formasi', menunjukkan 'tanda' serangan yang akan segera terjadi, hanyalah pria-pria yang mengendarai sepeda motor.

Saat dimintai komentar oleh New York Time, juru bicara Komando Pusat AS Kapten Bill Urban mengatakan: "Bahkan dengan teknologi terbaik di dunia, kesalahan tetap terjadi, baik berdasarkan informasi yang tidak lengkap atau salah tafsir dari informasi yang tersedia. Dan kami mencoba untuk belajar dari kesalahan-kesalahan itu."

"Kami bekerja dengan rajin untuk menghindari bahaya seperti itu. Kami menyelidiki setiap kejadian yang kredibel. Dan kami menyesali setiap hilangnya nyawa yang tidak bersalah," imbuhnya.

Kapten Urban, juru bicara Komando Pusat, mengatakan para perencana perang udara melakukan yang terbaik dalam kondisi yang sangat sulit.

"Dalam banyak situasi pertempuran, di mana target menghadapi arus ancaman yang kredibel dan tidak memiliki banyak waktu, kabut perang dapat menyebabkan keputusan yang secara tragis mengakibatkan kerugian sipil," ia menambahkan.

Baca juga: Serangan Dronenya Tewaskan 10 Warga Afghanistan, AS Sebut Tidak Melanggar Hukum
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved