Bayi Ini Lahir dari Bank Sperma HIV Positif Pertama di Dunia

Minggu, 19 Desember 2021 - 02:24 WIB
loading...
A A A
Setelah memfasilitasi dua kehamilan yang sukses sebagai donor, dia dan pasangannya sekarang mencari ibu pengganti, untuk mencoba memiliki anak sendiri.

Bank sperma onlineini mencocokkan calon orang tua dengan donor, dan didirikan sebagai kolaborasi antara AIDS Foundation Selandia Baru, Positive Woman Inc dan Body Positive.

"Sejak diluncurkan dua tahun lalu, organisasi ini diliputi oleh banyaknya pertanyaan yang kami terima dari orang-orang yang ingin menerima lebih banyak informasi," kata Jane Bruning dari Positive Women Inc.

Dikembangkan sebagian sebagai proyek kesadaran, bank sperma ini bertujuan untuk mencoba menyampaikan pesan “tidak terdeteksi=tidak dapat ditularkan”, bahwa karena pengobatan HIV mengurangi tingkat virus dalam darah menjadi tidak terdeteksi, orang positif tidak lagi berisiko menularkannya ke pasangan yang sehat.

"Temuan telah ditunjukkan berulang kali selama lebih dari 10 tahun sekarang,” kata Dr Mark Thomas, seorang profesor di Universitas Auckland dan dokter penyakit menular khusus HIV di dewan kesehatan distrik Auckland.

Tiga penelitian multinasional jangka panjang yang besar telah mengikuti sekitar 3.000 pasangan status HIV campuran yang aktif secara seksual selama bertahun-tahun ketika mereka tidak menggunakan kondom, dan tidak menemukan satu kasus penularan ketika pria tersebut menggunakan obat supresi.

Meskipun demikian, beberapa negara masih berhati-hati tentang saran reproduksi untuk laki-laki HIV positif—saran CDC [Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit] pada 2017 adalah untuk mempertimbangkan penggunaan PrPP dan "pencucian sperma" selain obat penekan.

Thomas mengatakan itu mencerminkan banyak kehati-hatian, daripada risiko nyata bahwa seorang ayah dapat menginfeksi anak. "Belum pernah ada kasus yang dikonfirmasi dari anak HIV positif yang terinfeksi melalui sperma ayah dan lahir dari ibu HIV negatif," katanya.

Thomas mengatakan sementara bank sperma itu telah menjadi berita utama, cerita yang lebih dalam dan lebih berkelanjutan adalah bahwa mereka yang dites positif masih sering mengalami stigma dan diskriminasi—dalam perumahan, pekerjaan, perawatan medis, dan dari keluarga atau komunitas mereka.

"Pada hari-hari awal epidemi, ketika itu terutama memengaruhi laki-laki gay, itu adalah satu stigma di atas yang lain,” kata Thomas, yang pertama kali mulai merawat pasien HIV dan AIDS di rumah sakit Auckland pada 1980-an.

“Kembali di tahun 80-an dan paruh pertama tahun 90-an, itu adalah diagnosis yang hampir fatal secara universal. Jadi seks dan kematian dan homoseksualitas bercampur menjadi satu [untuk menciptakan] stigma yang sangat mengerikan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
Kepala Bayi Terpenggal...
Kepala Bayi Terpenggal Ditemukan di Freezer Tempat Hiburan Dewasa Gegerkan Jepang
Tragis, Kakek dan Cucu...
Tragis, Kakek dan Cucu Berusia 3 Bulan Tewas Diterkam 7 Anjing Pit Bull
Picu Kontroversi, Patung...
Picu Kontroversi, Patung Bayi Yesus ‘Tanpa Wajah’ Dicuri di Brussels
Indonesia Dorong Keamanan...
Indonesia Dorong Keamanan Pangan, Selandia Baru Komitmen Hadirkan Produk Berkualitas
Bertemu Dubes dan Diaspora...
Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Menko AHY Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Nasional
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved